Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Arkolog Temukan Mata Panah Besi Meteorit Berusia 3.000 Tahun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2023 10:33 10:33 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Agustus 2023 10:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah mata panah terbuat dari besi meteorit dari Zaman Perunggu ditemukan di Swiss, studi baru menemukan.

Berasal dari antara tahun 900 dan 800 SM, mata panah sepanjang 39 milimeter (1,5 inci) itu ditemukan di sebuah situs tiang rumah apung di Mörigen di Danau Biel, Swiss, saat penggalian pada abad ke-19, menurut studi yang dilakukan oleh tim peneliti di Natural History Museum of Bern.

Artefak berusia hampir 3.000 tahun itu dibuat dengan besi dari meteorit yang jatuh di Estonia, kata studi tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa besi meteorit telah diperdagangkan di Eropa pada tahun 800 SM atau lebih awal, kata para peneliti, dan menambahkan betapa tidak lazimnya menemukan besi meteorit yang digunakan pada masa-masa awal sejarah.

“Bukti penggunaan awal besi meteorit ini sangat langka,” menurut rilis berita tentang penemuan ini.

Pada saat itu, manusia belum mulai melebur besi dari bijih oksida, tetapi beberapa besi metalik dapat ditemukan di bekas hantaman meteorit, menurut penelitian tersebut.

Baca Juga

Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang

Benda-benda yang dibuat menggunakan besi meteorit telah ditemukan di Turki, Yunani, Suriah, Irak, Lebanon, Mesir, Iran, Rusia, dan Cina. Di Eropa, artefak semacam itu sebelumnya hanya ditemukan di dua lokasi, keduanya di Polandia.

Kini, dengan penemuan mata panah, para peneliti telah mengonfirmasi Mörigen sebagai situs ketiga.

Para ahli sebelumnya mengira besi yang digunakan pada mata panah itu berasal dari meteorit Twannberg, yang jatuh ke Bumi hanya beberapa kilometer dari situs tiang rumah apung.

Namun, analisis terhadap besi menunjukkan bahwa bukan itu masalahnya, dan juga bukan material dari meteorit yang jatuh di Polandia, menurut penelitian tersebut.

Hanya ada tiga meteorit yang diketahui memiliki komposisi kimia yang sama di Eropa, tetapi para peneliti mengatakan bahwa sumber yang paling mungkin adalah yang berada di Kaalijarv, Estonia, karena meteorit itu jatuh sekitar 1500 SM dan “menghasilkan banyak fragmen kecil,” menurut penelitian tersebut.

Beberapa fragmen ini kemudian dipindahkan ke barat daya ke Swiss di sepanjang rute perdagangan, kata penulis utama studi tersebut, Beda Hofmann, kepala departemen ilmu bumi di Museum Sejarah Alam Bern, kepada CNN.

“Perdagangan di seluruh Eropa selama Zaman Perunggu adalah fakta yang sudah mapan: batu ambar dari Baltik (seperti mata panah, mungkin), timah dari Cornwall, manik-manik kaca dari Mesir dan Mesopotamia,” katanya melalui email.

“(Itu) mungkin hanya membutuhkan waktu sedikit lebih lama dari hari ini, dan massanya hanya beberapa ton dan bukan jutaan (ton),” tambah Hofmann.

Sementara kebanyakan orang di desa-desa penghuni rumah apung Zaman Perunggu di danau-danau Swiss akan mencurahkan waktu mereka untuk bertani, berburu, dan memancing, ada bukti – termasuk cetakan untuk menuang perunggu yang ditemukan di Mörigen – bahwa beberapa orang telah mengembangkan keterampilan khusus, katanya.

Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Archaeological Science.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arkeologiMeteoritswiss
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ekuador Tangkap 6 Warga Kolombia Terkait Pembunuhan Capres Fernando Villavicencio
Tulisan selanjutnya Restorasi Selesai, Masjid Sayyidah Nafisah Kini Dapat Lagi Dikunjungi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki

Berita
7 Juli 2026 19:55
Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU

Terbaru

  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz

11 Juli 2026 16:47
Berita

PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

11 Juli 2026 16:21
Berita

Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer

11 Juli 2026 11:43
Berita

Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump

11 Juli 2026 11:17
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?