Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Kelompok Radikal RSS Menyerang Secara Brutal Aktivis Muslim Penyandang Disabilitas

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 September 2023 23:36 11:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 September 2023 06:00
Bagikan
Farooq Alam, seorang mahasiswa PhD penyandang disabilitas di Pusat Studi Rusia di Universitas Jawaharlal Nehru (JNU) (twitter)
Bagikan

Hidayatullah.com—Farooq Alam, seorang mahasiswa PhD di Pusat Studi Rusia di Universitas Jawaharlal Nehru (JNU) yang bergengsi, dipukuli dan dianiaya secara brutal oleh anggota Akhil Bharatiya Vidyarathi Parishad (ABVP), sayap mahasiswa Rashtriya Swayamsewak Sangh ( RSS) di dalam kampus ketika dia menolak pengusiran secara paksa atas nama sipir Asrama Kaveri.

Saat kelompok radikal itu memasuki kamarnya untuk melakukan pengusiran paksa, Alam sempat menangis dan memohon agar diberi waktu beberapa hari.

Sayangnya dengan beringas Alam menjadi sasaran pemukulan secara brutal, ia diseret, dan diserang secara fisik oleh anggota ABVP dari kamar asramanya di Kaveri, tempat dia tinggal selama 12 tahun terakhir.

“Saaya diseret dan diserang oleh orang-orang ABVP,” ungkap Alam dalam unggahan di akun Twitter-nya.

https://twitter.com/i/status/1700186210130620741

Berbicara kepada NewsClick melalui telepon, Alam menyatakan bahwa dia menjadi sasaran pelecehan oleh pihak JNU karena dianggap terlibat  dalam perjuangan melawan kenaikan biaya tahun 2019. Dia mengatakan kampus memulai penyelidikan proctorial pada sebuah unggahan media sosial di mana dia sedang melakukan orasi dalam sebuah unjuk rasa kala itu.

Baca Juga

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Alam juga menjelaskan dirinya telah lama menjadi serangan fitnah oleh kelompok-kelompok tidak bertanggung jawab dengan cara mempegaruhi pihak kampus.

“Saya telah dituduh melakukan pelanggaran oleh Kantor Pengawas dan hal ini menyebabkan saya diusir dari Asrama Kaveri. Tampaknya tuduhan-tuduhan ini, yang saya yakini tidak berdasar dan saya sangkal dengan keras, ada kaitannya dengan insiden sebelumnya dan mengakibatkan saya diberhentikan secara tidak adil oleh pihak universitas,” demikian penjelasan Alam.

Alam menjelaskan tidak pernah melakukan kasus pidana, kasus pelecehan seksual, percabulan, dan tuduhan-tuduhan yang gencar dilakukan kepadanya. “Sebagai siswa yang memiliki keterbatasan fisik, tindakan traumatis ini membuat saya hancur dan hancur secara emosional,” demikian jelas Alam.

Alam mengaku sangat terpukul dan terkejut setelah keluar dari rumah sakit beredar sebuah pernyataan tanpa tanda tangan seolah-olah itu darinya, padahal semua tuduhan tidak berdasar dan merupakan fitnah.

“Saya ini orang yang cacat. Ke mana saya akan pergi dengan membawa ratusan buku dan barang lainnya dalam waktu sesingkat itu,” kata Alam yang cemas.

Kecaman mengalir dari semua organisasi mahasiswa yang mengatakan bahwa pemerintah hanya menjadi penonton bisu terhadap kekerasan terhadap kelompok minoritas.

“Mereka melakukan segala cara untuk menyerang seorang penyandang disabilitas dari komunitas Muslim,” ujar sahabatnya, Said Bilaval dalam sebuah unggahan di Twitter.

“Ini bukan sekedar penyerangan; ini adalah parodi keadilan. # #JusticeForFarooq #NSUIJNU,” tulis Dr Sunny Dhiman, pengajar di Universitas Jawaharlal Nehru (JNU) dan peneliti bidang Kebijakan Sains dan Studi Teknologi Sains ini.

Sebagaimana diketahui, Rashtriya Swayamsewak Sangh (RSS) atau “Organisasi Patriotik Nasional”, adalah sebuah organisasi sukarelawan nasionalis Hindu sayap kanan India yang banyak dianggap sebagai organisasi induk partai pemerintahan India, Partai Bharatiya Janata (BJP).

RSS adalah salah satu organisasi utama dari kelompok Sangh Parivar, yang dikenal tergila-gila dengan fasis Mussolini.   Beberapa pemimpin politik utama BJP India pernah atau bahkan masih menjadi anggota RSS, termasuk PM India Narendra Modi.

Di bawah pimpinan Modi, gerakan radikal Hindu semakin menguat, dan sentimen anti-Islam makin berkembang luas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ABVPAkhil Bharatiya Vidyarathi ParishadFarooq AlamHeadlineIndiaJNURashtriya Swayamsewak SanghRSS. hinduUniversitas Jawaharlal Nehru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Memperingatkan Peningkatan Infeksi Listeria di Beberapa Negara Bagian
Tulisan selanjutnya FPHW Siap Membina Anggota Islam Jamaah yang Keluar dari LDII  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?