Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) 25 Persen Kota di Libya Hancur, Lebih 10 Ribu Orang Hilang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 September 2023 18:01 6:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 September 2023 17:30
Bagikan
Citra satelit di Derna, Libya setelah dilanda badai dan banjir bandang Foto REUTERS
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih 5.000 ribuan korban dikhawatirkan tewas dan sedikitnya 10.000 orang hilang di Libya setelah banjir bandang akibat badai Daniel yang melintasi Mediterania untuk menghancurkan seperempat pantai timur kota Derna.

Seorang petugas medis senior di Derna mengatakan lebih dari 2.000 orang meninggal, sementara Menteri Dalam Negeri pemerintahan Libya timur, dikutip televisi lokal, memperkirakan jumlah korban lebih dari 5.000 korban.

Reuters melaporkan, di Derna, kota berpenduduk sekitar 125.000 jiwa, beberapa desa hancur total dengan bangunan runtuh dan mobil terbalik, bahkan ada yang tersangkut di atap rumah. Jalanan dipenuhi lumpur tebal akibat jebolnya bendungan di Derna akibat Badai Daniel.

Sebanyak 10.000 lainnya hilang setelah hujan lebat di timur laut Libya menyebabkan dua bendungan runtuh, sehingga menaikkan permukaan air di daerah yang sudah terendam banjir, lapor CNN. Di kota Derna, yang menjadi lokasi paling parah terkena dampaknya, hingga 6.000 orang dilaporkan masih hilang.

Aerial view of devastation caused by Storm Daniel in #Derna. #Libya #ليبيا pic.twitter.com/hjrSONCR6P

— Alwasat Libya (@alwasatengnews) September 12, 2023

Ketua Delegasi Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di Libya, Tamer Ramadan memberikan angka terbaru tersebut pada konferensi pers di Jenewa, Swiss.  “Jumlah korban sangat tinggi,” ujarnya.

Baca Juga

Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada

Para pejabat di kota Tobruk mengatakan setidaknya 145 korban adalah warga Mesir.   Menteri Kesehatan Libya Timur, Othman Abduljalil, menggambarkan situasi ini sebagai ‘bencana’ dengan banyak lingkungan yang hancur total setelah tersapu arus deras.

Topan Daniel melanda Libya timur dan mencapai puncaknya Senin lalu di timur laut Libya, menurut Organisasi Meteorologi Dunia.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Wahda, Mohamad al-Qabisi, mengatakan 1.700 orang meninggal di salah satu dari dua distrik di kota tersebut dan 500 lainnya di distrik lainnya.

Menteri Penerbangan Sipil di pemerintahan yang menguasai wilayah timur, Hichem Abu Chkiouat, mengatakan mayat-mayat tergeletak di mana-mana termasuk di laut, lembah, dan di bawah bangunan.  “Tidak berlebihan jika saya katakan 25 persen kota hilang. Banyak bangunan yang roboh,” ujarnya.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan tim tanggap darurat telah dikerahkan untuk membantu di lapangan.

https://twitter.com/i/status/1701767120294408511

Di tengah situasi yang mengerikan, Kementerian Kesehatan Libya mempertimbangkan kemungkinan untuk mengevakuasi sementara seluruh penduduk dari Derna.

Seorang perwakilan kementerian menyebutkan kekhawatiran mengenai potensi wabah epidemi, mengingat kurangnya fasilitas pemakaman yang memadai bagi para korban banjir.

Harapan para penyintas semakin berkurang, dan tidak ada optimisme untuk menemukan orang-orang yang masih hilang di antara penduduk kota. Sementara itu, Abdul Hamid al-Dbeibeh, Kepala Pemerintahan Persatuan Nasional (GNU) Libya, mengungkapkan luasnya bencana banjir yang mencapai 300 kilometer.

Dbeibeh menekankan bahwa data resmi mengenai korban tidak akan dirilis sampai operasi pencarian dan penyelamatan selesai dan angka akhir diberikan kepadanya

Turki dan negara-negara lain bergegas memberikan bantuan ke Libya, termasuk kendaraan pencarian dan penyelamatan, sekoci, generator listrik, dan makanan, warga Derna berusaha menemukan orang yang mereka cintai.

Derna diisolasi oleh aliran sungai musiman yang datang dari dataran tinggi ke arah selatan, dan biasanya dilindungi dari banjir oleh bendungan.  Rekaman video di media sosial menunjukkan sisa-sisa bendungan yang jebol sekitar 11,5 kilometer (km) hilir tempat bertemunya dua lembah, kini terendam air berlumpur.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badai Danielbanjir bandangDernaHeadlineLibya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gereja Katolik Swiss Ternyata Sembunyikan Kasus Pelecehan Seksual Anak
Tulisan selanjutnya PP Muhammadiyah Tolak Wacana Pungutan Pajak dari Judi Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah

Berita
19 Juni 2026 14:50
AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi

Terbaru

  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT

18 Juni 2026 16:30
Berita

AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum

18 Juni 2026 15:53
Berita

Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang

18 Juni 2026 05:59
Berita

Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi

17 Juni 2026 15:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?