Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pria Muslim dengan Gangguan Jiwa Ini Diikat di Tiang Listrik, Dipukuli dengan Tongkat Hingga Tewas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 September 2023 10:01 10:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 September 2023 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah peristiwa kekejaman terjadi di Sunder Nagri, Delhi, India, dimana seorang pria muslim yang mengalami gangguan jiwa diikat di tiang listrik dan dipukuli hingga meninggal dunia.

Pria bernama Isaar Ahmed (26 tahun), diikat ke sebuah tiang dan dipukuli dengan kejam menggunakan tongkat oleh sekelompok pria yang diduga kelompok Hindutva.

Kekecaman ini terjadi ketika Isaar dituduh massa telah mencuri “prasad” (makan persembahan) di sebuah kuil Hindu. Aksi main hakim sendiri itu mengakibatkan kematian korban, kata polisi.

Seorang pejabat mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa pagi dan korban meninggal karena luka-luka berat. Insiden mengerikan itu terekam kamera, konon dilakukan oleh salah satu penyerang, dan viral di platform media sosial, khususnya X.

Baca Juga

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Dalam klip yang viral tersebut, korban terlihat diikat ke tiang listrik sementara para penyerang berulang kali memukulnya dengan tongkat kayu, meski korban berteriak kesakitan dan memohon pengampunan.

Awalnya, terdengar seorang pria berkata “jangan pukul dia”, namun, para penyerang tidak mengindahkan dan terus menghujani korban yang tak berdaya sambil terus menerus menghujani pukulan. Para penyerang juga terdengar melontarkan kata-kata kasar kepada korban.

Menurut laporan, kondisi mental Isaar sedang tidak baik dan dia pergi ke kuil untuk mengambil Prasad.  Seorang pejabat senior polisi mengatakan Isaar dipukuli massa setelah dia tidak menjawab pertanyaan mereka, kata Wakil Komisaris Polisi Joy Tirkey kepada kantor berita PTI.

Pejabat tersebut mengatakan, kasus pembunuhan itu telah dilaporkan ayah korban Abdul Wajid (60), warga Sunder Nagri. Dalam pengaduannya, Wajid, yang berprofesi sebagai pedagang buah, menuduh putranya, Issar, meninggal setelah dianiaya secara brutal oleh beberapa orang karena dicurigai mencuri.

“Menurut Wajid, saat pulang ke rumah pada hari Selasa sekitar pukul 18.30, dia melihat putranya terbaring di luar sambil mengerang kesakitan. Ada bekas luka di sekujur tubuhnya,” kata pejabat polisi tersebut.

Abdul Wajid mengatakan tetangga mereka membawa anaknya pulang setelah kejadian penganiayaan. Sesampainya di rumah ia Israar yang mengalami banyak luka meninggal sebelum bisa dibawa ke rumah sakit.

Seorang pengguna media X bernama Meer Faisal mengunjungi rumah korban. Menurutnya, korban adalah satu-satunya laki-laki dari empat saudara perempuan dengan kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan.

I met the family of Mohammad Isaar, 26, who was lynched by a mob today morning after he ate Prasad at a temple in Sunder Nagri New Delhi. He was a lone brother of four sisters. His poor family lives in a one room house.

Photo: @meerfaisal01 pic.twitter.com/kpUrq29O64

— meerfaisal01 (@meerfaisal01) September 27, 2023

“Saya bertemu keluarga Mohammad Isaar, 26, yang siksa oleh massa pagi ini setelah dia makan Prasad. Dia adalah satu-satunya saudara laki-laki dari empat saudara perempuan. Keluarga miskinnya tinggal di rumah dengan satu kamar,” tulisnya di akun @meerfaisal01.

Menurut penduduk setempat, Isaar adalah pria yang mengalami sakit jiwa. Dia meninggalkan 4 saudara perempuan dan ayahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gangguan jiwaHeadlineHinduIsaar AhmedMuslimmuslim IndiaPrasad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Kelompok Muda Singapura Alami Masalah Kesehatan Mental 
Tulisan selanjutnya Kisah Masuk Islamnya Uskup Filipina Pakar Alkitab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?