Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Waspadai Pembenaran untuk Tidak Bela Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2023 14:57 2:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 17 Oktober 2023 14:45
Bagikan
Akmal Sjafril, seorang pegiat #IndonesiaTanpaJIL (ITJ)
Bagikan

Hidayatullah.com—Ada perkembangan terkini yang kurang menyenangkan di Tanah Air, yaitu banyaknya pihak yang memberikan pembenaran untuk tidak membela Palestina.

Hal itu disampaikan oleh Akmal Sjafril dalam sambutan yang diberikannya untuk kajian daring yang diselenggarakan oleh Komunitas #IndonesiaTanpaJIL (ITJ), Sabtu (14/10/2023) silam.

“Sejak beberapa tahun belakangan ini, nampaknya semakin banyak yang tidak tahu malu dan menyatakan dukungannya kepada kaum zionis,” ujar Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Pusat itu.

Meski demikian, fenomena munculnya dukungan terhadap kaum zionis bukan hal yang paling memprihatinkan. Menurut Akmal, yang paling mengherankan adalah orang-orang yang sehari-harinya taat menjalankan ajaran Islam, bahkan aktif dalam kegiatan-kegiatan dakwah, namun justru enggan untuk menyatakan pembelaannya terhadap Palestina.

“Ada macam-macam alasan yang dikemukakan, dan makin lama makin absurd. Ada yang bilang bahwa mereka bela Palestina, tapi tidak bela Hamas. Padahal realita penjajahan sudah begitu jelas kita saksikan, lantas mengapa harus memusuhi mereka yang berjuang?” ujar Akmal lagi.

Baca Juga

Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

Belakangan muncul kelompok yang menyebarkan isu bahwa Hamas adalah Syi’ah. “Kalau ditanya mengapa menuduh seperti itu, mereka menjawab karena Hamas membeli senjata dari Iran. Ini analisis yang terlalu mentah, tandanya tidak mengerti realita perang, “ ujarnya.

Dalam situasi terdesak, orang akan mengambil bantuan dari mana saja, termasuk senjata. Kalau dikatakan bahwa semestinya Hamas tidak membeli senjata dari negara yang beraliran Syiah, maka patutnya kita bertanya, apakah ada negara Arab yang beraliran Ahlu Sunnah yang telah menawarkan senjata kepada mereka?

“Kalau jawabannya tidak ada, maka itulah situasi terdesak yang dapat membenarkan tindakan Hamas tersebut. Tapi hal itu tetap tidak membenarkan siapapun untuk melancarkan fitnah serampangan kepada mereka,” papar Akmal secara panjang lebar.

Yang terbaru dan paling mengenaskan, menurut Akmal, adalah ketika orang menolak membela Palestina karena keliru memahami fenomena akhir zaman.

“Sekarang ramai kajian akhir zaman. Selalu disebutkan bahwa akhir zaman ditandai dengan perang di wilayah Syam. Itu betul. Tapi entah kenapa sekarang banyak orang berani memastikan bahwa perang yang sekarang inilah perang akhir zaman itu. Padahal belum tentu,” ujarnya.

Menurunya, dulua, Al-Quds pernah dikuasai Pasukan Salib selama 89 tahun, akhirnya merdeka. Bahkan bangsa kita dijajah lebih dari seratus tahun, akhirnya merdeka juga.

“Kok yakin sekali bahwa Palestina takkan merdeka kecuali menjelang Kiamat? Bagaimana kalau ternyata besok Palestina merdeka, dan ternyata Kiamat masih sekian puluh tahun lagi?” ujar Akmal.

Belakangan, kesalahpahaman semacam itu malah bertambah parah. “Malah ada yang bertanya, kalau Palestina merdeka sekarang, apa kita siap menghadapi huru-hara Kiamat? Seolah-olah jadwal Kiamat bisa kita undurkan. Ini musibah pemikiran!” tandas Akmal.

Dalam kajian bertajuk “Taufan Al-Aqsa: Titik Balik Perjuangan Rakyat Palestina” tersebut, ITJ menghadirkan Ahmad Rofiqi sebagai narasumbernya.

Menurut Akmal, ia sangat tertarik untuk mendengarkan perspektif Rofiqi yang optimis dalam memandang permasalahan di Palestina kini.

“Judul kajian ini adalah usulan Mas Rofiqi sendiri. Saya merekomendasikan kajian ini kepada ITJ karena merasa bahwa kita memerlukan pandangan optimis di tengah-tengah derasnya arus pesimisme yang tengah menghantui umat,” ungkap Akmal.* (ITJ Media Center)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#IndonesiaTanpaJILAkmal Sjafrilbela PalestinaITJpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Jokowi Apresiasi China untuk Berinvestasi di IKN
Tulisan selanjutnya Anwar Ibrahim: Malaysia Tolak Tekanan Barat untuk Mengecam Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Berita
3 Oktober 2026 20:41
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
“Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim

Terbaru

  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM

4 Oktober 2026 17:00
Berita

Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

4 Oktober 2026 15:56
Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?