Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bank Sentral Filipina Kembangkan Sistem Keuangan Islam, Undang Investor Negara Muslim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2023 16:57 4:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Oktober 2023 16:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengembangan sistem perbankan Islam di Filipina ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kebaikan bagi seluruh rakyat Filipina, kata bank sentral negara tetangga Indonesia yang mayoritas penduduknya penganut Katolik Roma.

Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) mulai mempromosikan keuangan syariah menyusul keputusan dewan moneter negara pada bulan Agustus untuk menyetujui izin bagi unit perbankan syariah pertama bagi bank konvensional.

Keputusan tersebut memperluas kemungkinan bagi bank-bank asing dan swasta untuk memasuki pasar keuangan syariah di Filipina. Sebelumnya, izin itu hanya diberikan kepada Al-Amanah Islamic Investment Bank of the Philippines, lembaga keuangan yang dimiliki oleh pemerintah Filipina, lapor Arab News Rabu (18/10/2023).

“BSP telah membuat kemajuan signifikan dalam mempromosikan pengembangan perbankan dan keuangan Islam di negara ini,” kata Arifa A. Ala, asisten gubernur bank sentral, kepada Arab News pekan ini.

“Promosi dan pengembangan perbankan dan keuangan Islam akan memberikan manfaat yang sama bagi seluruh rakyat Filipina, termasuk para pekerja Filipina di luar negeri. Hal ini dilihat untuk menarik investor asing yang berminat untuk beroperasi di Filipina di bawah model bisnis keuangan Islam, memperluas gerbang pembayaran dan saluran pengiriman uang OFW, dan meningkatkan ketersediaan layanan keuangan lainnya.”

Baca Juga

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

Sekitar setengah dari 1,8 juta warga Filipina yang merantau ke luar negeri tinggal dan bekerja di negara-negara mayoritas Muslim yang tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk, khususnya Arab Saudi, di mana bank-bank Islam memiliki aset yang besar.

“Melalui program literasi keuangan dan kesadaran konsumen BSP, masyarakat Filipina di luar negeri dapat belajar lebih banyak tentang perbankan dan keuangan Islam,” kata Ala.

“Hal ini dapat meningkatkan partisipasi konsumen, dan realisasi potensi penuh perbankan dan keuangan Islam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan sistem keuangan inklusif.”

Ala, yang merupakan advokat utama perbankan dan keuangan Islam, dan mengetuai Islamic Finance Coordination Forum, meyakini perluasan industri perbankan dan keuangan Islam juga akan menguntungkan banyak warga Muslim Filipina yang selama ini tersisihkan secara finansial.

Sekitar 6 persen dari 110 juta penduduk Filipina merupakan Muslim. Sebagian besar Muslim tinggal di daerah Bangsamoro Autonomous Region Muslim Mindanao (BARMM), di bagian selatan negara kepulauan itu, yang memiliki tingkat inklusi keuangan terendah.

“Per akhir Maret 2023, data BSP menunjukkan bahwa dari 479 kota yang tidak mempunyai bank di Filipina, sebanyak 217 kota berlokasi di Mindanao, 110 diantaranya berada di BARMM, dimana sebagian besar penduduk Muslim tinggal di daerah tersebut,” kata Ala.

“Masuknya pemain perbankan Islam baru dapat memberikan masyarakat Filipina akses terhadap berbagai produk dan layanan perbankan syariah yang dapat melayani beragam kebutuhan keuangan mereka. Masyarakat Muslim Filipina yang tidak memiliki rekening bank dapat dimasukkan ke dalam sistem keuangan, sementara masyarakat Filipina non-Muslim dapat memperluas pilihan transaksi keuangan dan investasi mereka.”

Dengan regulasi baru yang ada sekarang ini, BSP meyakini Filipina siap untuk menerima masuknya investor perbankan dan keuangan syariah baru.

Guna mempromosikan pasar Filipina, Asisten Gubernur Bangko Sentral ng Pilipinas itu telah menggelar pertemuan dengan sejumlah investor potensial Saudi dan Filipina di Riyadh pada bulan Agustus.

“Investor dari negara-negara Muslim, yang gencar mencari investasi pada produk-produk yang sejalan dengan keyakinan agama mereka, dapat berinvestasi pada sukuk negara Filipina untuk mendiversifikasi investasi mereka, dan mengelola likuiditasnya,” kata Ala.

“Negara ini sudah lebih dari siap untuk menerima pemain perbankan dan keuangan syariah baru untuk memenuhi pasar konsumen yang belum tergarap dan pertumbuhan ekonomi yang memiliki permintaan pembiayaan yang besar,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bankfilipinaislamMuslimsyariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh Ash-Shallabi: Amerika dan Pemimpin Barat adalah Sekutu dalam Pembantaian Massal di Palestina
Tulisan selanjutnya Hamas Bongkar Kebohongan ‘Israel’ tentang Pemboman RS Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

Berita
25 Juni 2026 13:06
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

24 Juni 2026 16:20
Berita

Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa

23 Juni 2026 22:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?