Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Massa Menyerbu Bandara Dagestan Memburu Orang Israel dan Yahudi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2023 15:58 3:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2023 15:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Massa yang melakukan aksi unjuk rasa pro-Palestina di bandara Dagestan hari Ahad (29/10/2023) menerobos bandara untuk mencari orang-orang Israel dan Yahudi, setelah tersebar kabar kedatangan sebuah pesawat dari Israel.

Puluhan demonstran, banyak di antaranya meneriakkan “Allahu Akbar”, menerobos pintu dan batas di bandara Makhachkala airport, beberapa di antara mereka bahkan masuk hingga ke landasan pacu, menurut rekaman video yang diunggah ke media sosial oleh media Rusia RT dan Izvestia seperti dilansir AFP.

Tampak di dalam video seorang demonstran memegang tulisan berbunyi “Pembunuh anak-anak tidak punya tempat di Dagestan”.

Video lain menunjukkan kerumunan orang di dalam terminal bandara mencoba mendobrak pintu ketika para staf berusaha menghalangi mereka.

Website pelacak penerbangan Flightradar24 menunjukkan bahwa sebuah pesawat maskapai Red Wings dari Israel sudah mendarat di Makhachkala pada pukul 7:00 malam waktu setempat (1600 GMT).

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Media independen Rusia Sota mengatakan pesawat itu transit di Dagestan dan dijadwalkan bertolak lagi menuju Moskow dua jam kemudian.

Tidak lama setelah para demonstran menerobos masuk, badan penerbangan Rusia Rosaviatsiya segera mengumumkan bahwa pihaknya telah menutup bandara untuk penerbangan masuk dan keluar dan bahwa pasukan keamanan telah tiba.

“Situasinya terkendali,” kata pihak berwenang setempat melalui Telegram.

Pernyataan dari Kementerian Kesehatan Republik Dagestan mengatakan ada korban luka, tetapi tidak merinci berapa banyak atau siapa yang terluka.

Pada Ahad malam, Rosaviatsiya mengumumkan bahwa banda sudah “dibebaskan” dari kerumunan massa yang mengamuk dan akan ditutup sampai 6 November.

Beberapa kanal lokal di Telegram menunjukkan foto-foto dan video puluhan orang menunggu di luar bandara untuk menyetop kendaraan.

Gubernur Dagestan berjanji mereka yang terlibat dalam insiden itu akan dikenai hukuman, dan Kementerian Dalam Negeri beberapa waktu kemudian mengatakan bahwa 60 orang sudah ditangkap berkaitan dengan kerusuhan tersebut.

“Lebih dari 150 partisipan aktif dalam kerusuhan itu sudah diidentifikasi, 60 dari mereka sudah ditangkap,” kata kementerian dalam sebuah pernyataan Senin dini hari (30/10/2023).

Aksi di bandara Dagestan itu, republik yang tergabung dalam federasi Rusia, mendorong Israel – yang sedang melancarkan serangan ke Gaza – meminta agar pemerintah Rusia melindungi warga Israel dan Yahudi.

Lewat Twitter (sekarang X), juru bicara National Security Council di Gedung Putih Adrienne Watson berkata, “Amerika Serikat mengutuk keras protes antisemitisme di Dagestan, Rusia.”

Gubernur Republik Dagestan Sergei Melikov, Sabtu malam, menulis pesan lewat Telegram, mengatakan, “Seluruh warga Dagestan berempati terhadap penderitaan para korban akibat tindakan orang-orang dan politisi yang biadab dan berdoa untuk perdamaian di Palestina.”

“Namun, apa yang terjadi di bandara kita sangat keterlaluan dan harus mendapat tindakan yang tepat dari penegak hukum. Ini akan dilakukan,” imbuhnya, menegaskan bahwa tindakan hukum akan diambil terhadap orang yang terlibat dalam insiden di bandara itu.

Pemerintah Dagestan meminta agar masyarakat tidak terprovokasi untuk “bertindak ilegal” dalam mengekspresikan kemarahan mereka terhadap pembantaian rakyat Palestina yang dilakukan oleh Israel.

Pada Ahad pagi, Akhmed Dudayev, menteri informasi negara tetangga Chechnya, lewat Telegram menyeru agar masyarakat tidak terpengaruh”provokasi” dan tetap tenang di tengah menegangnya situasi di kawasan Kaukasus.

Dagestan dan Chechnya berada di kawasan Kaukasus dan berpenduduk mayoritas Muslim. Sejak Uni Soviet bubar kawasan itu rawan konflik bersenjata. Dagestan merupakan wilayah paling selatan dan salah satu wilayah termiskin di Federasi Rusia

Kantor berita Rusia RIA Novosti hari Ahad melapor bahwa sebuah pusat kegiatan Yahudi di di kota Nalchik di Kabardino-Balkaria, sebuah republik di kawasan Kaukasus Utara, dibakar orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dagestanisraelpalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akankah Sejarah Berulang Menimpa Kaum Yahudi?
Tulisan selanjutnya Tank ‘Israel’ Terguling, Seorang Tentara Zionis Tewas dan Lainnya Kritis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?