Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Netanyahu Tuai Kritik setelah Salahkan Militernya yang Gagal Atasi Serangan Pejuang  

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2023 16:40 4:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Oktober 2023 17:10
Bagikan
Benyamin Netanyahu yang tegang
Bagikan

Hidayatullah.com—Seperti pepatah“meludah ke langit, muka juga yang basah”. Itulah pepatah yang tepat untuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu yang saat ini menghadapi kritik tajam setelah dia menuduh kepala keamanannya gagal mengancam serangan pejuang Al-Qassam, pada Sabtu, 7 Oktober 2023.

Netanyahu dianggap mengalami kesalatan fatal setelah dalam sebuah unggahan di media sosial – yang akhirnya dihapus–  karena yang tidak senang dengan pendiriannya ini. “Tak satu pun dari peringatan yang diberikan kepada Perdana Menteri tentang niat Hamas untuk memulai perang ini,” ujar salah satu unggahanya kala itu.

“Di sisi lain, semua pejabat pertahanan hanya menilai Hamas ‘tidak mampu melakukan apa pun’,” tulis Netanyahu di platform X yang dulu bernama Twitter.

Setelah dikecam, Netanyahu kemudian meminta maaf dan memberi tahu semua pemimpin keamanan ‘Israel’ ‘selalu mendapat dukungannya’. Insiden itu adalah ‘salah satu kemarahan’ yang diungkapkan oleh komunitas dunia, termasuk warga ‘Israel’ sendiri terhadap Netanyahu setelah serangan Izzuddin Al-Qassam sebelumnya.

Zionis mengklaim serangan itu sedikit menyebabkannya 1.400 penduduknya tewas dan pejuang Al-Qassam menyandera 220 warga Israe yang sebagian adalah tentara.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Selain itu, anggota kabinet Netanyahu juga menyatakan ketidakpuasannya dengan sikapnya yang ia gambarkan sebagai ‘terlalu terburu-buru’.

“Sebagai seorang pemimpin, dia perlu menunjukkan tanggung jawab ketika negara sedang mendesak. Setiap pernyataan atau tindakan yang tidak jelas dapat merusak kekuatan pertahanan,” kata salah satu anggota kabinetnya, Benny Gantz.

Pernyataan Netanyahu datang pada saat dia sudah berada di bawah tekanan dan dari keluarga sandera yang mendesak pemimpin ‘Israel’ untuk segera menyelamatkan keluarga mereka.  Kekhawatiran mereka mencapai puncaknya ketika ‘Israel’ meningkatkan operasi militer darat di Gaza.

Sementara itu, keluarga para sandera kecewa dengan otoritas ‘Israel’ yang dipandang lebih peduli dengan perang dan balas dendam daripada menyelamatkan para tawanan.

“Jika mereka (‘Israel’) ingin menyelamatkan keluarga kami, mereka telah melakukannya untuk waktu yang lama, dan saat ini, mereka hanya ingin berjuang dan membalas dendam.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-QassamBenjamin NetanyahuBrigade Izzuddin Al QassamgazaHAMASHeadlinepalestinapejuang palestinaPM Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Jokowi: Indonesia Akan Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Tulisan selanjutnya Baznas Ajak Warga Indonesia Membantu Rakyat Palestina dengan Berdonasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?