Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hamas : Presiden AS Joe Biden Memberi Penjajah Israel Lampu Hijau Serbu RS Al Shifa

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 November 2023 11:24 11:24 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 November 2023 11:23
Bagikan
Komplek RS Al Syifa Gaza yang sekarang diserbu Zionis Israel
Bagikan

Hidayatullah.com—Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengatakan Presiden AS Joe Biden memberi penjajah Israel ‘lampu hijau’ untuk melakukan penyerbuan terhadap Rumah Sakit al-Shifa di Gaza. Hamas menegaskan penjajah Israel dan Biden bertanggung jawab atas dampak yang mereka lakukan yaitu serangan yang merupakan “kejahatan biadab terhadap fasilitas medis yang dilindungi oleh Konvensi Jenewa Keempat.”

“Penjajah Israel dan siapa pun yang berkolusi dengannya untuk membunuh anak-anak, pasien, dan warga sipil tak berdosa akan dimintai pertanggungjawaban,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Middle East Eye (MEE).

“Narasi palsu Israel oleh Gedung Putih dan Pentagon yang mengklaim kelompok perlawanan menggunakan Pusat Medis al-Shifa untuk alasan militer merupakan lampu hijau bagi [Israel] untuk melakukan lebih banyak pembantaian terhadap warga sipil, dan memindahkan mereka secara paksa dari utara ke wilayah selatan untuk melanjutkan rencana pendudukan yang menggusur warga kami,” tambahnya.

Pada Rabu, AS mengklaim memiliki informasi intelijen yang mendukung klaim Israel dan mengatakan bahwa dengan beroperasi di dalam rumah sakit, Hamas melakukan kejahatan perang.

AS dan Israel sendiri belum memberikan rincian spesifik untuk mendukung klaim mereka bahwa para pejuang berada di al-Shifa.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menyatakan tidak mendukung penyerangan rumah sakit dari udara dan tidak ingin melihat baku tembak di rumah sakit setelah militer penjajah mengatakan pihaknya menggerebek Rumah Sakit al-Shifa di Gaza.

“Kami tidak mendukung penyerangan ke rumah sakit dari udara dan kami tidak ingin melihat baku tembak di rumah sakit di mana orang-orang yang tidak bersalah, orang-orang yang tidak berdaya, orang-orang sakit yang berusaha mendapatkan perawatan medis yang layak mereka dapatkan terjebak dalam baku tembak,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, seperti dilansir Reuters.

“Rumah sakit dan pasien harus dilindungi,” kata juru bicara yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Diberitakan media ini sebelumnya, penjajah Israel hari Rabu (15/11/2023) dini hari, telah menyerbut bagian dari Kompleks Medis RS Al-Shifa, di sebelah barat Gaza, setelah mengepungnya selama enam hari berturut-turut, demikian dikutip kantor berita WAFA.

Saksi mata dari dalam kompleks melaporkan bahwa tank-tank zionis menyerbu halaman Kompleks Medis Shifa dari sisi barat, di tengah tembakan keras, dan kepungan penembak jitu dikerahkan di sekitar kompleks dan menembak apa saja yang bergerak.

Penjajah memberi tahu staf medis di Kompleks Al-Shifa tentang rencana mereka untuk menyerbu kompleks tersebut yang berisi ribuan staf medis, yang terluka, dan pengungsi saat fajar.

Koresponden WAFA, yang terjebak di dalam kompleks tersebut, memastikan bahwa tidak ada seorang pun di kompleks tersebut, yang menampung ribuan pengungsi, yang dirugikan. Dia menjelaskan keadaan panik dan ketakutan terjadi di antara pasien, pengungsi, dan staf medis di dalam rumah sakit, setelah teror penjajah yang didukung AS ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaGerakan Perlawanan IslamHAMASHeadlineisraelJoe BidenPresiden ASRumah Sakit al-ShifaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan Penjajah Serbu Kompleks Medis RS Al-Shifa di Kota Gaza
Tulisan selanjutnya Pasukan ‘Israel’ Tembaki Warga Palestina yang Berlarian dari RS Al Shifa, Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?