Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Media Israel: Tak Ada Bukti Hamas Melakukan Kekerasan pada Tawanan

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Desember 2023 04:39 4:39 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 November 2023 15:35
Bagikan
Para tawanan melambaikan tangan tanda perpisahan dengan mujahidin Al-Qassam (twitter)
Bagikan

Hidayatullah.com—Media ‘Israel’ pada Senin (27/11/2023) melaporkan tawanan ‘Israel’ yang dibebaskan dari Gaza tidak mengalami penyiksaan atau perlakuan buruk oleh kelompok Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).

Channel 12 Israel mengatakan pihaknya bertemu dengan sejumlah kerabat tawanan ‘Israel’ yang dibebaskan oleh kelompok Hamas di Gaza yang menegaskan bahwa mereka tidak mengalami segala bentuk penyiksaan dan tak ada bukti mereka menerima perlakuan buruk.

Namun saluran tersebut mengatakan para tawanan hanya menerima makanan dalam jumlah terbatas. “Dalam dua minggu terakhir, Gaza hampir kehabisan bahan makanan, sehingga mereka harus puas dengan beras dalam jumlah kecil, dan mereka sangat kelaparan,” lapor saluran tersebut dikutip Anadolu Agency (AA).

Alon Ben David, wartawan senior pertahanan dan militer di Channel 13 Israel mengungkapkan kondisi sandera ‘Israel’ yang dibebaskan #AlQassam nya Hamas.

Seperti tawanan2 sebelumnya; mereka dilayani dg baik, diberi makan layak, disediakan dokter@abierkhatib pic.twitter.com/ExMp5xCdHj

— Hidayatullah.com (@hidcom) November 27, 2023

Zionis masih tidak mengizinkan tawanan yang dibebaskan untuk berbicara dengan media. Namun, ada pula kerabat mereka yang berbicara kepada media tanpa menyebut nama mereka.

Para tawanan di Gaza diizinkan mendengarkan saluran radio ‘Israel’. Seorang dokter ‘Israel’ yang memeriksa para tawanan yang dibebaskan mengatakan bahwa mereka bergantung pada nasi, buncis, kacang-kacangan, dan roti, dan menambahkan beberapa dari mereka mengalami penurunan berat badan.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Pada tanggal 24 November, jeda kemanusiaan yang awalnya ditetapkan selama empat hari antara ‘Israel’ dan faksi-faksi Palestina mulai berlaku pada pukul 7 pagi waktu setempat.

Baca: Tahanan ‘Israel’ Mengirim ‘Surat Cinta’ pada Al-Qassam: “Terima Kasih atas Kemanusiaan yang Luar Biasa”

Perjanjian jeda kemanusiaan tersebut mencakup pembebasan 50 tawanan ‘Israel’ dari Gaza dengan imbalan pembebasan 150 warga Palestina, serta masuknya ratusan truk bermuatan bantuan kemanusiaan, serta bantuan medis dan bahan bakar ke seluruh wilayah Jalur Gaza.
Qatar pada Senin mengumumkan perpanjangan jeda kemanusiaan sementara selama dua hari.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-QassamBrigade Al-QassamHAMASHeadlineMedia Israelpenyiksaantawanan Gazatawanan Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Jepang Orang Mati Harus Antre Lama
Tulisan selanjutnya Sulit Bernapas Paus Fransiskus Tunda Sejumlah Pertemuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?