Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis Bubarkan Kelompok Ekstremis Division Martel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Desember 2023 17:35 5:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2023 05:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Dalam Negeri Prancis Gérald Darminin mengumumkan pembubaran kelompok ekstremis ultra-kanan Division Martel setelah kelompok tersebut terlibat kekerasan dan menyukut kebencian ras di daerah Drôme bulan lalu.

Didirikan satu tahun lalu oleh bekas anggota-anggota sebuah kelompok ultra-kanan yang dibubarkan sebelumnya, Division Martel resmi ditutup hari Rabu (6/12/2023), menyusul rapat kabinet dan sejalan dengan instruksi Presiden Republik ini, kata Darmanin lewat X (Twitter) seperti dilansir RFI.

Pada tanggal 28 November, Menteri Dalam Negeri mengusulkan pembubaran Division Martel, sehari setelah insiden yang menyerupai aksi balas dendam setelah kematian seorang remaja di desa Crépol.

Kala itu Darmanin juga menyebutkan bahwa dua kelompok sayap ultra-kanan lain juga akan dibubarkan, tanpa menyebutkan nama mereka.

Division Martel, yang didirikan tahun 2022 hanya beranggotakan sekitar 30 orang. Namun, yang meresahkan adalah mereka mendorong orang untuk melakukan aksi kekerasan terhadap imigran atau yang kelihatannya atau diduga Muslim. Mereka juga mengusung ideologi nasionalis dan sangat anti kepada orang asing atau pendatang yang berbeda dengan mereka.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Kerusuhan dan kekerasan yang dilakukan kelompok itu terjadi pada malam 25 sampai 26 November di kota kecil Romans-sur-Isère. Mereka beramai-ramai mendatangi kota itu dengan alasan menuntut balas kematian seorang remaja berusia 16 tahun. Mereka ingin “menyamakan skor” karena beberapa orang yang dituduh terlibat dalam penikaman remaja itu berasal atau tinggal di daerah tersebut, kata pihak berwenang.

Aksi mereka berusaha dihalangi oleh polisi, yang kemudian terlibat bentrokan fisik dengan kelompok tersebut. Aparat kemudian menangkap enam anggota kelompok itu, yang sekarang sudah diganjar hukuman penjara antara enam dan sepuluh bulan.

Darmanin menegaskan bahwa Prancis tidak ingin ada “perang sipil kecil” di masyarakat dan karena itu aparat bersikap tegas. Dia juga mengatakan bahwa kematian remaja tersebut merupakan “tragedi yang disesalkan”, tetapi bukan berarti orang bisa bertindak dan main hakim sendiri.

Division Martel juga pernah terlibat dalam perencanaan aksi kekerasan di jalan-jalan kota Paris terhadap para pendukung sepakbola keturunan Afrika Utara di saat laga semi-final Piala Dunia tanggal 14 Desember 2022 kesebelasan Prancis versus Maroko.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Division MartelPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya McDonald’s Ingin Kembangkan 50 Ribu Restoran di Tengah Gelombang Boikot
Tulisan selanjutnya Sedikitnya 6.000 Warga Negara Uni Eropa yang Bekerja di Belanda Tidur di Jalanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?