Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sedikitnya 6.000 Warga Negara Uni Eropa yang Bekerja di Belanda Tidur di Jalanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Desember 2023 17:42 5:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2023 05:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sedikitnya 6.000 orang asing warga negara anggota Uni Eropa yang bekerja di Belanda sekarang ini tidur di jalanan alias tunawisma tidak memiliki tempat tinggal.

Angka sesungguhnya dimungkinkan jauh lebih tinggi karena sejumlah pakar mengatakan jumlah tunawisma seringkali diremehkan.

Saat ini ada dua organisasi yang giat mendata orang Eropa tunawisma – Regenboog di Amsterdam dan Barka, yang beroperasi di 14 kota berbeda, lapor RTL hari Selasa (5/12/2023).

Lembaga penyiaran itu mewawancarai Bobby dari Hungaria yang datang ke Belanda pada 2018. Dia didepak keluar tempat kost ketika diberhentikan dari pekerjaannya di hotel. Sejak itu dia hidup menggelandang dan tidur di tenda di Amsterdam sambil berusaha mencari pekerjaan baru.

Menurut badan statistik nasional CBS, di Belanda ada sekitar 26.000 orang yang resmi tercatat sebagai tunawisma.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Serikat pekerja FNV dan organisasi-organisasi pembela hak pekerja menyeru agar diakhirinya sistem yang berlaku sekarang, di mana pekerja yang kehilangan pekerjaan seringkali juga harus keluar dari tempat tinggalnya.

Pada Mei 2022, kepala inspektor di Kementerian Sosial Rits de Boer mengatakan orang asing yang pergi ke Belanda untuk melakukan pekerjaan berketerampilan rendah hidup dalam kondisi yang mengenaskan. Dia juga mengatakan perusahaan-perusahaan Belanda lebih memilih menggunakan buruh asing yang murah daripada berinovasi atau memperbaiki kondisi kerja.

Ratusan ribu buruh asing, kebanyakan berasal dari Eropa Timur, saat ini bekerja di perkebunan-perkebunan di Belanda, di rumah jagal dan perusahaan logistik berdasarkan kontrak kerja sementara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaTunawismaUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Bubarkan Kelompok Ekstremis Division Martel
Tulisan selanjutnya Senator AS: Untuk Setiap Warga Sipil yang Terbunuh, 10 Pejuang Palestina akan Lahir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?