Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bukan Pilih Wilders, Pendukung VVD Kasih Suara ke PVV untuk Jegal Frans Timmermans

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Desember 2023 21:52 9:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Desember 2023 06:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdana Menteri Belanda Mark Rutte yang akan segera mengakhiri masa jabatannya mengklaim bahwa Geert Wilders berutang suara kepada pendukung VVD, yang di menit-menit terakhir berpindah pilihan ke PVV guna menjegal Frans Timmermans supaya tidak menjadi perdana menteri.

Hal itu dikatakan Rutte ketika membahas soal hasil pemilu bulan lalu, di mana partainya VVD berada di urutan ketiga dengan perolehan 24 kursi parlemen, berada di belakang partainya Wilders PVV dan aliansi sayap kiri GroenLinks-PvdA yang dipimpin Timmermans,  hari Senin (11/12/2023) di Berlin.

Usai pertemuan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz dan kunjungan ke Bundestag (parlemen Jerman), Rutte menjawab pertanyaan dari mahasiswa saat audiensi di Hertie School of Governance, sebuah universitas swasta di Berlin.

Rutte mengatakan sekitar 1 dari 5 pendukung VVD memberikan suaranya ke PVV pada malam terakhir kampanye untuk mencegah Timmermans menjadi orang yang akan memimpin pemerintahan Belanda selanjutnya.

“Entah bagaimana mereka membuat perhitungan, berdasarkan jajak pendapat, bahwa mereka kemudian harus memilih partainya Wilders,” ujarnya seperti dilansir Dutch News.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Dari partai saya 20% pemilih dalam semalam beralih ke Wilders. Bukan karena mereka menyukai programnya, tetapi karena mereka bermaksud menjegal Timmermans supaya tidak menjadi perdana menteri,” papar Rutte.

Dia tidak ingin berspekulasi kenapa para pemilih berkeyakinan PVV lebih mungkin dibandingkan VVD, yang akhirnya kehilangan 10 kursi, untuk menjadi partai dengan kursi terbanyak di parlemen.

Rutte kembali mengulangi dukungannya untuk pemimpin VVD saat ini Dilan Yesilgöz, yang mengambil keputusan untuk meninggalkan sikap partainya untuk tidak bekerja sama dengan Wilders kecuali dia mencabut seruannya “mengurangi orang Maroko”.

“Saya kemarin dan sekarang masih setuju dengan apa yang dilakukan pengganti saya dalam hal tidak lagi mengecualikan PVV dari pembentukan koalisi,” tegas Rutte.

Namun, Rutte meyakinkan audiensnya bahwa Belanda akan tetap bergabung dengan Uni Eropa, meskipun PVV bersikap anti-UE dan Wilders berjanji akan menggelar referendum Nexit – Belanda (Netherlands) keluar dari UE, meniru istilah Brexit.

“Saya tidak mengetahui seperti apa nantinya formasi koalisi yang baru, tetapi … 76% pemilih tidak memilih dirinya (Wilders) dan tidak semua pemilihnya bersikap anti-UE,” kata Rutte.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaGeert WildersMark RutteTimmermans
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Pembunuhan Marak, MUI Ingatkan Ancaman Allah atas Pengilangan Nyawa
Tulisan selanjutnya Survei: Mayoritas Warga Palestina Lebih Percaya Hamas, 90 Persen Mendesak Mahmoud Abbas Mundur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?