Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Disanksi Eropa, Miliader Yahudi Roman Abramovich Tak Bisa Donasi ke ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Desember 2023 00:33 12:33 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Desember 2023 06:00
Bagikan
Roman Abramovich Miliader Yahudi Israel-Rusia
Bagikan

Hidayatullah.com – Miliarder Yahudi Rusia, Roman Abramovich, dan LSM Israel, Zaka, menggugat Bank Mizrahi setelah bank tersebut menolak permintaan Abramovich untuk mentransfer donasi ke ‘Israel’ lewat Zaka senilai NIS 8 juta (setara Rp 34 Miliar), lapor Jerusalem Post pada Rabu (27/12/2023).

Daftar isi
  • Sanksi-sanksi Abramovich
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Dana tersebut dimaksudkan untuk mendukung kegiatan LSM dalam perang yang sedang berlangsung dan membantu mempersiapkan konflik dan bencana di masa depan di Korea Utara. Gugatan tersebut menuntut agar dana yang diblokir segera dicairkan.

Penolakan Bank Mizrahi lantaran miliader Rusia-Israel itu sedang dijatuhi sanksi oleh Uni Eropa dan pemerintah Inggris. Bank berpendapat bahwa karena sanksi-sanksi ini, rekening Abramovich diblokir, sehingga tidak dapat digunakan untuk transaksi keuangan apa pun.

Baca juga: Menyerah terhadap Boikot, Starbucks dan H&M Hengkang dari Maroko

Sanksi-sanksi Abramovich

Sanksi terhadap Abramovich dijatuhkan pada bulan Februari 2022 setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pengerahan pasukan ke Ukraina. Uni Eropa membekukan aset-aset besar Rusia, termasuk aset-aset Abramovich, yang menentang tindakan tersebut dalam sebuah sengketa hukum.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Namun, pengadilan Uni Eropa di Brussels menguatkan sanksi tersebut, menekankan peran penting Abramovich di perusahaan baja Rusia, Evraz, yang merupakan kontributor utama pendapatan pemerintah Rusia.

Pihak-pihak yang menggugat berpendapat bahwa keputusan Bank Mizrahi tidak memiliki dasar hukum dan secara fundamental cacat. Abramovich, seorang pemukim ‘Israe’l, telah membuka rekening tersebut beberapa tahun yang lalu, dan dana yang disengketakan telah disimpan selama waktu itu.

Yang perlu dicatat, baik entitas Zionis ‘Israel’ maupun Amerika Serikat tidak menjatuhkan sanksi kepada Abramovich sehubungan dengan konflik di Ukraina.

Abramovich telah lama menjadi pendukung ‘Israel’, termasuk Jewish Agency, Sheba Medical Center, Tel Aviv University, KKL, City of David, dan berbagai proyek di seluruh negeri.*

Baca juga: Puma Dikabarkan akan Setop Kerjasama dengan Timnas ‘Israel’, Efek Boikot?

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelMiliader YahudiRoman Abramovichrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim di Sekitar Kuil Dewa Rama India Cemas Menjelang Pembukaannya
Tulisan selanjutnya Presiden Turki: Netanyahu Tidak Beda dengan Hitler

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?