Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Terus Naik Kasus Seksual di Lingkungan Militer Amerika akan Diproses Secara Khusus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Desember 2023 08:14 8:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Desember 2023 07:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus-kasus seksual di lingkungan militer Amerika Serikat terus meningkat di seluruh angkatan selama 15 tahun terakhir. Sekarang ada undang-undang baru yang mengatur kasus kejahatan seksual di kalangan tentara akan diproses oleh konsil khusus.

“Ini adalah reformasi paling penting dalam sistem peradilan militer kita sejak pembentukan Uniform Code of Military Justice pada 1950,” kata Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dalam sebuah pernyataan seperti dilansir The Guardian Jumat (29/12/2023).

Berdasarkan peraturan baru itu, yang berlaku efektif pada 28 Desember 2023, konsil khusus akan memiliki wewenang untuk memproses kasus-kasus pelanggaran seksual seperti pembunuhan bermotif seksual, pemerkosaan dan kekerasan dalam suatu hubungan atau rumah tangga di kalangan personel militer.

Konsil khusus ini nantinya ditempatkan di seluruh penjuru AS di dekat pangkalan-pangkalan militer besar atau di lokasi di mana kasus seksual tercatat tinggi.

Pejabat terkait mengatakan kepada Associated Press bahwa praktisi hukum yang akan memproses kasus seksual dalam konsil khusus itu sebanyak 65 akan ditempatkan di lingkungan angkatan darat, 40 di lingkungan angkatan udara, 33 di lingkungan marinir dan 24 di lingkungan angkatan laut. Setiap konsil akan menangani sekitar 50 investigasi dan 12 peradilan setiap tahunnya.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Sistem special counsel ini dibuat menyusul tekanan dari anggota Kongres AS, yang berkeyakinan bahwa para perwira tinggi yang sebelumnya diserahi tanggung jawab untuk mengadili kasus-kasus seksual di lingkungan militer gagal dalam menanggapi pengaduan yang masuk secara serius dan justru cenderung melindungi pelaku atau menutupi kasus seksual yang terjadi di kesatuannya.

Tahun lalu, US Air Force, US Marine Corps dan US Navy melaporkan peningkatan kasus pelecehan dan serangan seksual, menurut laporan tahunan Pentagon perihal kasus pelanggaran seksual di lingkungan militer.

Insiden naik 13% di lingkungan US Navy, 9% di US Air Force, dan 3,6% di kalangan personel US Marine Corps. Meskipun ada penurunan 9% di lingkungan US Army, ada 8.942 kasus yang dilaporkan di seluruh kesatuan angkatan bersenjata AS. Jumlah kasus seksual yang dilaporkan terus naik setiap tahun sejak 2006.

Dalam survei yang dilakukan tahun 2018, sebanyak 20.000 personel militer AS mengaku pernah mengalami kontak seksual yang tidak diinginkan. Pejabat-pejabat militer AS mengatakan angka itu naik menjadi 36.000 dalam survei yang sama empat tahun kemudian.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatmiliterseksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maskapai Didesak Periksa Baut Kendor Sistem Kemudi Boeing 737 Max
Tulisan selanjutnya Dihantam Badai Puluhan Peti Kemas Kapal Maersk Terapung di Laut Utara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?