Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sebut Penting untuk Ekonomi, Saudi Resmi Gabung Blok BRICS

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Januari 2024 09:07 9:07 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Januari 2024 09:10
Bagikan
BRICS
Bagikan

Hidayatullah.com – Saluran televisi pemerintah Arab Saudi mengatakan bahwa kerajaan tersebut telah secara resmi bergabung dengan blok negara-negara BRICS (Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan).

Keputusan ini sesuai dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi yang mengatakan pada bulan Agustus bahwa kerajaan ini akan mempelajari detail-detailnya sebelum berencana bergabung pada 1 Januari dan mengambil “keputusan yang tepat”.

Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan bahwa kelompok BRICS merupakan “saluran yang bermanfaat dan penting” untuk memperkuat kerja sama ekonomi.

Blok BRICS sebelumnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan, namun akan bertambah dua kali lipat dengan bergabungnya Arab Saudi dengan Uni Emirat Arab, Mesir, Iran, dan Etiopia sebagai anggota baru.

Baca juga: Saudi Temukan Ladang Emas di Wilayah Makkah

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Menurut TRT World pada Selasa (02/01/2023), masuknya Arab Saudi terjadi di tengah-tengah ketegangan geo-politik antara AS dan Cina, dan perluasan pengaruh Cina di dalam kerajaan.

Meskipun hubungan yang kuat dengan AS terus berlanjut, Arab Saudi semakin mengejar jalurnya sendiri karena kekhawatiran bahwa Washington kurang berkomitmen terhadap keamanan Teluk dibandingkan di masa lalu.

Cina, pelanggan minyak terbesar Arab Saudi, telah memimpin seruan agar BRICS berekspansi untuk menjadi penyeimbang Barat.

Ekspansi ini dapat memperkuat ambisi kelompok ini untuk menjadi juara di negara-negara Selatan, meskipun Argentina mengisyaratkan pada bulan November bahwa mereka tidak akan menerima undangan untuk bergabung.*

Baca juga: Pesawat Air India Tersangkut di Bawah Jalan Layang [Video]

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBRICSekonomi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Starbucks Boikot Israel Mengejek Boikot, Jurnalis ‘Israel’ Siaran Live Sambil Bawa Gelas Starbucks
Tulisan selanjutnya Perusahaan Pengiriman Kontainer Terbesar Dunia Maersk Setop Lewat Laut Merah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?