Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Demi Hindari Wajib Militer, Warga Ukraina Beli Topeng agar Terlihat Lebih Tua

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 Januari 2024 02:50 2:50 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 Januari 2024 07:00
Bagikan
Ukraina Topeng Wajib Militer
Bagikan

Hidayatullah.com – Di tengah-tengah perang sengit antara Rusia dan Ukraina, sejumlah pria di Kyiv mencoba segala cara untuk menghindari wajib militer dengan memakai topeng handmade yang membuat mereka terlihat lebih tua.

Sebuah video dibagikan secara online yang menunjukkan topeng buatan tangan yang dibuat khusus untuk warga Ukraina yang ingin menghindari pertempuran.

Topeng buatan tangan ini dirancang untuk membuat orang-orang muda terlihat lebih tua sehingga mereka dapat menghindari wajib militer tentara Ukraina.

Menurut beberapa orang di media sosial, topeng tersebut dihargai sekitar 13.600 hryvnia Ukraina (Rp 5,5 juta).

Reaksi yang muncul di media sosial beragam, banyak yang terkejut karena topeng buatan tangan itu tidak terlihat palsu sama sekali ketika seorang anak muda memakainya. Beberapa topeng buatan tangan juga memiliki bekas luka dan jerawat yang membantu terlihat lebih alami pada wajah manusia.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
https://twitter.com/SergUA63/status/1743203564401344848

Ukraina, pada Desember 2023, berencana mengubah usia minimal wajib militer yang bisa dikerahkan ke pertempuran dari 27 tahun menjadi 25 tahun. Rencana tersebut telah dituangkan ke dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Ukraina.

Sementara itu, banyak orang lain di media sosial yang menyerukan untuk mulai mengekspor topeng buatan tangan ke luar negeri sehingga mereka akan tersedia di lebih banyak negara sehingga anak muda lainnya juga dapat menghindari wajib militer.

Di sisi lain, banyak yang tidak percaya bahwa topeng buatan tangan dapat membantu menghindari wajib militer, dan menambahkan bahwa dalam urusan sipil, informasi dan usia seseorang didokumentasikan dan tidak ada yang bisa memanipulasinya.

Seseorang berkomentar: “Mengenai KTP dan paspor, bagaimana bisa umurnya berubah?!”

Baca juga: ‘Israel’ Tak Ungkap Tewasnya Tentara Bayaran Ukraina di Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Perang Rusia-UkrainarusiaUkrainawajib militerWamil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya McDonald's Israel CEO McDonald’s Akui Bisnisnya Lesu Akibat Boikot
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribu Pengunjung Hadiri Dev-X yang Diselenggarakan Kemenag

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?