Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muhammadiyah: Umat Islam Berperan dalam Kemerdekaan, Bukan Ancaman NKRI

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Januari 2024 16:27 4:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Januari 2024 16:30
Bagikan
islam komprehensif
Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nasir
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan bahwa agama dan umat Islam tidak sebagai ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Islam Indonesia –termasuk Muhammadiyah– telah banyak berperan untuk kemerdekaan Indonesia, bahkan Islam melalui Muhammadiyah salah satunya juga membantu mengisi kemerdekaan Indonesia.

“Muhammadiyah lahir, ‘Aisyiyah lahir selain menjalankan fungsi utama untuk membina warga, umat, agar beribadah dan menjalankan fungsi kekhalifahan di muka bumi, wujud ibadah itu juga berbangsa dan bernegara,” kata Haedar di Wates, Kulon Progo, sebagaimana dikutip laman resmi PP Muhammaidiyah.

Menurut Haedar, Muhammadiyah dan umat Islam secara umum sampai Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, umat Islam mengambil peran baik memperjuangkan kemerdekaan maupun dalam mendirikan Indonesia merdeka.

Dalam mengisi kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah melakukannya dengan mendirikan institusi pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi,selain spiritualitas juga berbuat secara fisik.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Kepada warga persyarikatan Muhammadiyah, menghadapi masa-masa yang akan datang yang penuh dengan tantangan. Lebih-lebih akan berlangsungnya momen politik pada 2024 supaya menjalankan sikap-sikap utama.

“Kita ini harus benar dalam hidup dan tidak salah. Kita ini harus baik dan tidak boleh buruk. Kita ini harus hidup pantas dan tidak boleh melakukan sesuatu yang tidak pantas,” pesan Haedar Nashir.

Pesan serupa juga disampaikan kepada seluruh peserta yang berkontestasi pada Pemilu 2024. Haedar menekankan, supaya demokrasi diselenggarakan dengan baik dan sesuai. Sebab kebiasaan buruk jika dilakukan demokrasi tidak akan pernah maju.

“Maka saya himbau juga kepada para Paslon jangan lakukan kebiasaan bagi-bagi uang dan segala macam. Itu tidak barokah,” tuturnya.

Politik uang, kata Haedar, akan memberikan dampak serius pada regenerasi kepemimpinan tanah air. Sebab, kader-kader potensial yang berkemampuan baik tidak bisa maju dalam pencalonan karena tidak memiliki uang.

Guru Besar Sosiologi ini juga berpendapat tidak setuju dengan gagasan beberapa kelompok yang ingin mendirikan negara Islam di Indonesia. Dia beralasan di Indonesia sudah sepakat Pancasila sebagai dasar negara, yang dibarengi dengan penjiwaan pada agama dan budaya luhur bangsa.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islam dan kemerdekaankemerdekaan RINKRIPP Muhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agresi Hari ke-95: Al-Qassam Gagalkan Pasukan Khusus ‘Israel’ dalam Misi Penyelamatan Tawanan  
Tulisan selanjutnya Pemilihan Israel perdamaian Tak Percaya Kabinet, PM ‘Israel’ akan Tes Lakukan Pendeteksi Kebohongan Pejabatnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?