Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Geert Wilders Terpaksa Batalkan Rencana Pelarangan Masjid dan Qur’an

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Januari 2024 06:58 6:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Januari 2024 11:05
Bagikan
Penghasut sayap kanan Belanda, Geert Wilders.
Bagikan

Hidayatullah.com– Geert Wilders, politisi rasis sayap kanan yang tidak kunjung berhasil mendapatkan teman koalisi untuk membentuk pemerintahan baru Belanda meskipun sudah memenangkan pemilu pada November 2023, terpaksa melunakkan sikapnya yang antipati terhadap Islam. Dia mengumumkan akan menghapus rancangan legislasi yang diusulkan tahun 2018 yang berisi pelarangan atas masjid dan Qur’an.

Pengumuman itu disampaikan Wilders sehari sebelum perundingan pembentukan koalisi baru kembali dilanjutkan pekan ini.

Pembatalan proposal itu bisa menjadi kunci bagi Wilders dan PVV untuk menarik minat sedikitnya tiga partai besar lain untuk bergabung dalam koalisi sehingga dapat membentuk pemerintahan baru Belanda yang solid.

Salah satu pemimpin partai besar itu, Pieter Omtzigt dari Partai Kontrak Sosial Baru (NSC) mengungkapkan kekhawatirannya akan sebagian rancangan legislasi yang diusulkan Wilders yang bertentangan dengan Konstitusi Belanda yang mengusung kebebasan, termasuk kebebasan beragama.

Dalam debat parlemen tahun lalu setelah PVV memenangkan 37 kursi dari 150 kursi di majelis rendah parlemen Belanda melalui pemilu tanggal 22 November, Wilders mulai melunakkan sikapnya yang dikenal sangat anti-Islam.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Adakalanya saya harus menarik sejumlah proposal dan saya akan melakukannya,” kata Wilders dalam perdebatan itu.

“Saya akan menunjukkan kepada Belanda, lembaga legislatif, partainya Tuan Omtzigt – siapa saja yang ingin mendengarnya – bahwa kami akan menyesuaikan aturan kami dengan konstitusi dan menyodorkan proposal yang sejalan dengannya.”

Pekan ini Wilders dijadwalkan melanjutkan pembicaraan pembentukan koalisi dengan Omtzigt, dan dua pemimpin partai lain – PM Belanda yang akan segera mengakhiri masa jabatannya Mark Rutte yang memimpin Partai Rakyat untuk Kebebasan (VVD) dan Caroline van der Plas pemimpin Partai Gerakan Warga-Petani (BBB).

Salah satu dari tiga usulan legislasi PVV yang akan dibatalkan adalah proposal tahun 2018 yang berisi larangan terhadap “ekspresi Islami”. Di dalam teks RUU usulan Wilders dan kawan-kawan itu Islam dicap sebagai agama yang penuh dengan kekerasan dan merupakan ideologi totaliter. RUU itu juga berisi larangan terhadap masjid, Qur’an, sekolah-sekolah Islam, penggunaan burqa (cadar menutupi mata) dan niqab (cadar tidak menutupi mata).

Wilders tidak memberikan komentar lebih jauh perihal keputusan pembatalan proposal itu, yang diumumkan PVV dalam sebuah pernyataan singkat, lansir Associated Press (8/1/2024).

Ada tiga proposal yang diajukan PVV ke parlemen Belanda pada tahun 2017, 2018 dan 2019, tetapi tidak pernah mendapatkan dukungan mayoritas di mejelis rendah.

Dalam penilaian terhadap proposal tahun 2018 berisi larangan ekspresi Islami, Dewan Negara – sebuah badan independen yang mengevaluasi peraturan hukum di Belanda – menyarankan kepada Wilders untuk membuangnya.

“Divisi Penasihat menyarankan pihak inisiator untuk mencampakkan RUU itu,” demikian saran yang dikeluarkan Dewan Negara dan dipublikasikan pada 2019.

“RUU ini tidak sesuai dengan elemen inti negara hukum demokratis; elemen yang ingin dilindungi oleh pemrakarsa,” kata Divisi Penasihat dalam hasil penilaiannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Geert Wilders
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Luncurkan Desa Peradaban Islam di Madinah untuk Wisatawan
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Tak akan Mampu Lenyapkan Pejuang Palestina Meski Perang Berlangsung Lama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?