Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Patung Kapten Cook Ditebang Menjelang Perayaan Australia Day

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Januari 2024 13:11 1:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Januari 2024 13:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah patung berbentuk sosok Kapten Cook ditebang sehingga tumbang dan sebuah monumen Ratu Victoria dilumuri cat merah sebagai aksi protes kolonialisme di masa lalu menjelang perayaan Australia Day.

Polisi mengatakan kedua aksi vandalisme itu terjadi pada Kamis (25/1/2024) dini hari di Melbourne dan polisi sedang menyelidikinya, lapor BBC.

Australia Day tanggal 26 Januari merupakan hari peringatan pendaratan Armada Pertama Kerajaan Inggris di Sydney Cove dan merupakan awal era kolonialisme di benua itu.

Para pelaku menuliskan kata-kata “The colony will fall” di bagian alas patung Cook.

“Diketahui patung [Cook] tersebut digergaji di bagian pergelangan kakinya. Beberapa orang terlihat berkeliaran di area itu pada saat kejadian,” kata Kepolisian Victoria dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Monumen yang didirikan tahun 1914 itu merupakan kenangan atas petualangan James Cook tahun 1768-1771 ketika dia menjejalahi pesisir timur pulau yang kemudian dikenal sebagai Australia dan menjadi bagian dari koloni Inggris.

Beberapa kali sekitar waktu perayaan Australia Day, monumen tersebut beberapa kali memjadi korban tangan jahil. Pada tahun 2022 patung itu disiram cat berwarna merah, dan sebelumnya pada 2018 pating dikotori dengan tulisan berbunyi “No pride in genocide” dan dipasangi bendera suku asli Australia, Aborigin.

Petugas juga membersihkan monunen Ratu Victoria yang terdapat di pusat kota.

Wali Kota Port Philip Heather Cunsolo mengatakan pihaknya sebenarnya sudah mengatur pengamanan di sekitar patung Kapten Cook pada hari Kamis, tetapi insiden terjadi sebelum jadwal pengamanan tersebut.

Jajak pendapat menunjukkan sekitar 60% warga Australia mendukung perayaan Australia Day pada 26 Januari.

Namun, kebanyakan orang dari suku asli Australia dan sejumlah kalangan lain mengatakan adalah salah untuk membuat perayaan yang menandai pencurian tanah milik orang asli dan pengusiran mereka dari kampung halamannya serta pencerabutan mereka dari akar budayanya.

Aksi protes “Invasion Day” kerap dilakukan bertepatan dengan Australia Day dan banyak orang memboikot hari libur nasional itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australia DayKapten Cook
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Baznas Gelar Pelatihan Guru Ngaji Bahasa Isyarat
Tulisan selanjutnya Masjid dan Gereja Dibakar dalam Bentrokan Maut Antarwarga yang Dipicu Hewan Ternak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?