Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dua Putra Mahathir Mohamad Dapat Perpanjangan Waktu untuk Menyusun Laporan Harta Kekayaannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Februari 2024 12:42 12:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2024 12:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua putra bekas perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendapatkan perpanjangan waktu untuk menyusun laporan harta kekayaan mereka, yang saat ini sedang diselidiki oleh badan antikorupsi.

Setelah Mirzan, Tan Sri Mokhzani Mahathir diberikan perpanjangan waktu 30 hari untuk membuat laporan aset dan menyerahkannya ke Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM), lapor portal berita Scoop Selasa malam (20/2/2024) seperti dilansir Malay Mail.

Empat hari lalu abangya, Tan Sri Mirzan Mahathir, mendapatkan perpanjangan waktu yang sama dari SPRM.

“Tan Sri Mokhzani telah mengajukan permintaan perpanjangan masa penyusunan laporan harta kekayaan. SPRM sudah menyetujui tambahan waktu 30 hari,” kata Kepala SPRM Tan Sri Azam Baki.

Sebelumnya, Azam dikabarkan mengatakan bahwa kedua putra tertua Mahathir Mohamad itu mengajukan perpanjangan waktu, tetapi hanya Mirzan yang disetujui permohonannya hari Jumat pekan lalu.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

SPRM memulai penyelidikan dugaan kejahatan kerah putih pada Agustus 2022 menyusul bocoran ribuan dokumen aktivitas finansial dan bisnis berbagai individu dan entitas global yang diungkap dalam Panama Papers.

Berkaitan dengan itu, Mirzan dan Mokhzani ikut diselidiki oleh SPRM dan diminta menyerahkan seluruh aset milik mereka baik yang bergerak maupun tidak bergerak yang berada di dalam negeri maupun luar negeri dalam waktu 30 hari terhitung sejak 18 Januari.

Menurut kedua abang-beradik itu, SPRM meminta daftar aset yang mereka miliki sejak 1981, tahun di mana Dr. Mahathir Mohamad menjadi perdana menteri Malaysia untuk pertama kalinya.

Mereka mengatakan waktu 30 hari tidak mencukupi karena mereka harus mendata semua harta yang mereka kumpulkan sejak lebih dari 40 tahun silam.

Mokhzani saat ini sedang diselidiki SPRM berdasarkan undang-undang tentang pencucian uang, pendanaan terorisme dan aktivitas bertentangan dengan hukum.

Dr. Mahathir Mohamad menikah dengan istrinya Siti Hasmah pada 1956. Anak pertama mereka Marina dilahirkan pada tahun 1957. Selanjutnya pasangan itu dikaruniai anak yang diberi nama Mirzan, Mokhzani, Melinda dan Mukhriz. Pasangan itu kemudian juga mengadopsi anak bernama Maizura dan Mazhar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mahathir MohamadMalaysiaMirzan MahathirMokhzani MahathirSPRM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Adab Menyambut Ramadhan
Tulisan selanjutnya Uji Coba Trident Inggris, Gagal Melesat Misil Jatuh Dekat Lokasi Peluncuran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?