Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Taliban Melepas Pria 84 Tahun Tokoh Ekstremis Kanan-Jauh Austria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2024 11:42 11:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2024 11:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Taliban melepaskan seorang pria Austria berusia 84 tahun yang mendekam di dalam tahanan Afghanistan. Media Austria melaporkan kakek itu adalah salah satu pendiri sebuah partai kanan-jauh yang dinyatakan terlarang pada 1988.

Pria gaek itu bepergian ke Afghanistan pada 2023 dan ditangkap di sana. Sekarang dia sudah dibebaskan oleh penguasa Taliban, kata pemerintah Austria hari Ahad (25/2/2024).

Lewat Twitter/X Kanselir Austria Karl Nehammer mengucapkan terima kasih kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan timnya atas “dukungan kuat” mereka untuk membebaskan individu itu sehingga dia dapat berkumpul kembali dengan putri dan cucunya, lansir DW.

Kementerian Luar Negeri Austri mengatakan pria yang dibebaskan itu tiba di ibu kota Qatar, Doha, dari Afghanistan pada Ahad petang. Apabila diperlukan dia akan menjalani perawatan medis terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Austria, imbuhnya.

Koran Austria Der Standard tahun lalu melaporkan bahwa pria tua itu ditangkap di Afghanistan setelah bepergian ke sana pada bulan Mei.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pria itu, yang diidentifikasi sebagai Herbert Fritz oleh para pejabat Austria, merupakan tokoh ekstremis kanan-jauh dan salah satu pendiri Partai Nasional Demokrat, yang dinyatakan terlarang pada 1988.

Koran Austria itu pertama kali melaporkan perihal penangkapannya tahun lalu, dan mengatakan bahwa Fritz sudah ditahan selama beberapa pekan ketika beritanya ditulis pada Juni 2023.

Dia ditangkap tidak lama setelah sebuah majalah kanan-jauh mempublikasikan tulisannya yang berjudul “Liburan bersama Taliban” di mana dia menggambarkan pandangan positif tentang kehidupan Afghanistan di bawah pemerintahan Taliban.

Menurut laporan Der Standard tahun lalu, Fritz dituduh melakukan aksi spionase. Kelompok-kelompok neo-Nazi Austri yang mengangkat kasus penangkapan itu ke publik lewat Telegram.

Kementerian Luar Negeri Qatar menyambut baik keputusan Taliban untuk melepaskan pria tua itu.

Qatar memperbolehkan Taliban untuk membuka kantor di Doha pada 2013 dan memfasilitasi perundingan damai para pihak yang bertikai di Afghanistan dengan Taliban.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Austriaekstremis kanan-jauhHerbert FritzQatarTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung Palestina Pria Berseragam Bakar Diri di Depan Kedutaan Israel di Washington DC
Tulisan selanjutnya Gereja Westminster Abbey Setuju Kembalikan Tablet Sakral Curian ke Gereja Ortodoks Ethiopia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?