Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turki Menangkap 7 Tersangka Mata-Mata yang Bekerja untuk Mossad

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Maret 2024 21:37 9:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Maret 2024 21:45
Bagikan
Dinas Intelijen Nasional Turki (MIT) menangkap 7 orang yang ditengarai bekerja untuk agen Mossad, Israel/DS
Bagikan

Hidayatullah.com—Dinas Intelijen Nasional Turki (MIT) berhasil menangkap 7 orangyang ditengarai bekerja untuk agen Mossad, Israel, di tengah krisis Palestina-Israel, termasuk seorang mantan pejabat polisi, yang ditahan dalam operasi gabungan hari Selasa, lapor Daily Sabah.

Bulan lalu, pihak berwenang Turki menangkap tujuh tersangka lainnya yang dituduh menjual informasi kepada Mossad dalam operasi yang dilakukan oleh MIT dan polisi Istanbul.

Operasi tersebut diikuti dengan penyelidikan lain sebelumnya yang menjaring 34 tersangka, termasuk warga negara asing yang direkrut oleh Mossad untuk memata-matai sasaran Palestina di Türkiye.

Sumber keamanan mengatakan salah satu tersangka adalah HTA, yang bekerja sebagai detektif swasta. HTA adalah mantan kepala polisi di distrik Güngören Istanbul dan seorang tokoh TV yang berbicara tentang masalah keamanan.

MIT menemukan bahwa HTA membocorkan informasi kepada Mossad untuk mendapatkan uang tunai dan informasi tersebut terkait dengan orang-orang dari negara-negara Timur Tengah dan perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan dengan negara-negara Timur Tengah di Türkiye.

Baca Juga

Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

HTA dituduh merekrut pejabat publik lainnya untuk membantunya dalam spionase untuk badan intelijen Zionis.

Sumber mengatakan seorang agen Mossad dengan kode nama “Victoria” menghubungi HTA, dan dia pertama kali diberi “tugas sederhana”. Pria Turki itu kemudian dilatih di Beograd oleh agen Mossad pada tahun 2019.

Dia juga diinstruksikan untuk menggunakan aplikasi pesan terenkripsi untuk menghubungi agen tersebut. Sumber keamanan mengatakan dia dibayar dalam mata uang kripto untuk menyembunyikan transfer uang.

HTA juga terlibat dalam “ancaman” dan “penguntitan” yang melibatkan sasarannya. Dia memasang alat pelacak di kendaraan targetnya dan menyampaikan informasi terkini tentang keberadaan mereka kepada Mossad.

Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengatakan dalam sebuah postingan di media sosial bahwa unit kontraterorisme dan intelijen kepolisian Istanbul berkolaborasi dengan MIT dalam operasi yang dijuluki “Mole-2”.

“Kami tidak akan pernah mengizinkan aktivitas spionase di dalam perbatasan kami,” kata Yerlikaya sambil membagikan video operasi penangkapan para tersangka.

Yerlikaya mengatakan polisi juga menyita senjata api tanpa izin, obat-obatan, materi dan dokumen digital serta perangkat yang digunakan untuk melakukan penyadapan selama operasi.

Media melaporkan bahwa polisi menemukan 4,5 kilogram kokain di kediaman salah satu tersangka, yang sebelumnya dikeluarkan dari penegakan hukum karena hubungannya dengan Kelompok Teror Gülenist (FETÖ).

Dia termasuk di antara empat tersangka lainnya yang semuanya mantan petugas polisi. Tersangka lain diidentifikasi sebagai pegawai di otoritas pajak lokal di Istanbul.

Satu-satunya tersangka perempuan di antara para tahanan bekerja sebagai penjaga keamanan swasta. Laporan media mengatakan tersangka lain, mantan petugas polisi, masih buron.

Bulan lalu, tujuh orang lainnya, termasuk detektif swasta, ditangkap atas dugaan serupa. Dan pada awal Januari, 34 orang juga ditahan polisi Turki karena dicurigai menjadi mata-mata ‘Israel’.

Para tersangka yang ditangkap pada bulan Januari dituduh berencana melakukan kegiatan yang mencakup pengintaian dan “mengejar, menyerang, dan menculik” warga negara asing yang tinggal di Türkiye.

Saat itu, Menteri Kehakiman Yılmaz Tunç mengatakan sebagian besar tersangka didakwa melakukan “spionase politik atau militer” atas nama intelijen ‘Israel’.

Türkiye dan ‘Israel’ melanjutkan hubungan yang membeku tahun lalu setelah ketegangan selama bertahun-tahun akibat tindakan agresi Zionis menargetkan warga Palestina.

Hubungan akhirnya memburuk setelah tanggal 7 Oktober, dimulainya babak baru agresi Israel. Ankara adalah salah satu kritikus paling keras atas tindakan militer Zionis di Gaza.

Pada bulan Desember, kepala badan keamanan ‘Israel’ Shin Bet mengatakan bahwa organisasinya siap untuk menargetkan gerakan perlawanan Palestina Hamas di manapun, termasuk di Lebanon, Türkiye dan Qatar.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan lalu memperingatkan ‘Israel’ akan “konsekuensi serius” jika Zionis terus melanjutkan ancamannya untuk menyerang pejabat Hamas di wilayah Turki.

Erdogan  bahkan pernah membandingkan Netanyahu dengan Adolf Hitler dan meminta sekutu Barat ‘Israel’ untuk menghentikan dukungan mereka terhadap “teror negara” yang dilancarkan di Gaza.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dinas Intelijen Nasional TurkiHeadlineisraelMata-Mata MossadMITTurkiTurkiye
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 1.350 Relawan Perempuan Terlatih akan Membantu Pengunjung di Masjid Nabawi
Tulisan selanjutnya Peranyaan Nyepi Bertepatan Awal Ramadhan, Muslim Bali Diminta Shalat Tarawih di Rumah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

5 September 2026 16:18
Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

5 September 2026 14:50
Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?