Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 September 2026 13:10 1:10 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 September 2026 13:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ribuan dokter meninggalkan wilayah penjajahan ‘Israel’ antara tahun 2023 dan 2025, menurut hasil penelitian terbaru. Hal ini memperparah krisis brain drain (hilangnya tenaga ahli) yang kian menggerus sektor medis.

Penelitian Universitas Tel Aviv, yang dipublikasikan Haaretz pada Ahad (06/09/2026), menemukan sedikitnya 1.370 dokter telah meninggalkan ‘Israel’.

Penelitian itu mengategorikan dokter sebagai pihak dianggap meninggalkan ‘Israel’ jika mereka menghabiskan waktu lebih dari 270 hari di luar negeri selama tahun pertama kepergian mereka dan tidak kembali menetap di ‘Israel’ selama lebih dari tiga bulan berturut-turut setelahnya.

Prof. Itay Ater, salah satu penulis penelitian tersebut, mengatakan bahwa para ekonom telah memperingatkan sejak tahun 2023 mengenai percepatan kepergian tenaga profesional terampil di tengah gejolak politik dan keamanan ‘Israel’.

Brain drain mulai menguat, imbuhnya, usai serangan 7 Oktober 2023 serta perang genosida yang menyusulnya.

Baca Juga

Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Para peneliti secara khusus menyoroti dokter berusia di atas 45 tahun, yang umumnya telah menyelesaikan pelatihan spesialis dan memegang peran sentral dalam melatih dokter-dokter yang lebih muda.

Satu dari setiap lima dokter yang meninggalkan Israel selama periode tiga tahun tersebut berusia di atas 45 tahun; sebuah tren disebut oleh studi Universitas Tel Aviv sebagai hal yang mengkhawatirkan.

Sekitar 116 dokter spesialis mata, kulit, serta telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) meninggalkan Israel—setara dengan 6,2% dari total dokter di bidang-bidang tersebut—sementara 188 dokter bedah (sekitar 6% dari total) juga pergi.

Menurut studi tersebut, wilayah Tel Aviv mencatat tingkat kepergian tertinggi, dengan 5,4% dokter meninggalkan wilayah itu.

Temuan ini memperparah laporan Kementerian Keuangan ‘Israel’ pada pekan lalu yang menunjukkan bahwa sekitar 24 persen atau seperempat dokter spesialis di rumah sakit pemerintah akan memasuki usia pensiun dalam beberapa tahun mendatang.

Sebanyak 25% lainnya bahkan sudah melewati usia pensiun namun tetap bekerja di tengah kekurangan tenaga medis.

Penelitian lain dari Universitas Tel Aviv yang diterbitkan pada bulan Agustus menemukan bahwa 268.509 warga ‘Israel’ meninggalkan negara itu antara tahun 2023 dan 2025 untuk jangka waktu setidaknya tiga bulan; angka yang disebut oleh lembaga penyiaran publik, KAN, sebagai rekor tertinggi.

Berbagai laporan di ‘Israel’ mengaitkan peningkatan jumlah orang yang pergi ini dengan perang, tingginya biaya hidup, serta krisis politik terkait upaya pemerintah untuk melemahkan kekuasaan lembaga peradilan.

Sebuah jajak pendapat Kantar untuk KAN pada bulan Agustus menemukan bahwa sekitar satu dari lima warga ‘Israel’ telah mempertimbangkan untuk beremigrasi dalam dua tahun terakhir, sementara 12% menyatakan bahwa hasil pemilihan umum mendatang dapat memengaruhi keputusan mereka untuk tetap tinggal di negara tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brain DrainisraelKesehatanpalestinaStudiThufan Al-Aqsha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Tulisan selanjutnya Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

5 September 2026 14:50
Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?