Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

IOC Tangguhkan Rusia di Olimpiade Paris, tapi Bolehkan Tim Israel

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Maret 2024 14:39 2:39 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Maret 2024 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Komite Olimpiade Internasional (IOC) tidak akan melarang Israel berpartisipasi dalam Olimpiade Paris, kata seorang pejabat tinggi badan tersebut pada hari Jumat dikutip AFP.

Ketua Panitia Koordinasi Paris 2024, Pierre-Olivier Beckers-Vieujant beralasan agresi Israel di Gaza dan perang Rusia-Ukraina adalah dua situasi yang berbeda. Moskow ditangguhkan oleh IOC karena alasan yang berbeda.

“Tidak ada pertanyaan untuk menangguhkan (Israel) sekarang,” kata Beckers-Vieujant kepada wartawan pada hari Jumat (8/3/2024).

“Faktor-faktor yang menyebabkan IOC menskors Rusia dan kemudian Komite Olimpiade Rusia (ROC) sangatlah spesifik,” katanya beralasan.

Menurutnya, Rusia dan ROC melanggar bagian penting dari Piagam Olimpiade. “Komite Olimpiade Palestina dan Komite Olimpiade Israel tidak seperti itu, mereka hidup bersama secara damai. Jelas ini situasi yang berbeda.”

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Empat hari setelah Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022, IOC dengan tegas memaksa semua federasi olahraga internasional untuk melarang atlet Rusia dan Belarusia berpartisipasi dalam kompetisi yang mereka selenggarakan dan membatalkan semua acara olahraga di Rusia.

Ketua IOC Thomas Back kemudian mengatakan Rusia telah melanggar piagam Olimpiade atas serangan yang terjadi setelah Olimpiade Musim Dingin di Beijing.

IOC menangguhkan ROC pada Oktober tahun lalu setelah mengakui badan-badan olahraga di Ukraina timur yang diduduki Rusia sebagai anggota.

Atlet Rusia dan Belarusia diperbolehkan bertanding di Paris 2024 sebagai atlet netral, tidak ada event beregu, selama tidak mendukung perang di Ukraina.

IOC memperkirakan hanya delapan atlet Rusia dan tiga atlet Belarusia yang memenuhi syarat untuk berkompetisi dalam kondisi netral, meskipun Rusia dilaporkan akan memboikot Olimpiade tersebut.

Aktivis Palestina dan Anggota Parlemen sayap kiri Prancis, menuntut agar penjajah Israel ditangguhkan oleh IOC karena agresinya di Gaza yang kini telah merenggut sedikitnya 30.878 nyawa termasuk perempuan dan anak-anak.

Namun Bach justru mengatakan, atlet Israel akan mendapat perlindungan khusus selama Olimpiade di Paris. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IOCKomite Olimpiade Internasionalolimpiadi ParisTim IsraelTim Rusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gen Z Singapura Ini Terbang untuk Wujudkan Impian Jadi Pilot
Tulisan selanjutnya Menyebar Aib di Medsos Masuk Kategori Tajassus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?