Selama Ramadhan, Masjid Kapitan Keling menyediakan hadiah pada anak-anak yang sempurna shalat Jamaah Tarawih berupa perlengkapan bermain seperti mobil mainan, sepeda
Hidayatullah.com | MASJID adalah tempat paling utama jadi pusat perhatian kaum Muslim selama bulan Ramadhan. Orang tua, kaum muda dan anak-anak semua selalu ingin datang ke masjid untuk memeriahkan bulan Ramadhan.
Sayangnya, tidak semua masjid punya cara yang baik untuk menggaet kaum muda dan anak-anak agar mau datang ke masjid. Di antara masjid yang pandai melayani anak-anak adalah Masjid Kapitan Keling.
Masjid yang berada di Penang, salah satu negara bagian Malaysia, ini, memberikan berbagai hadiah kepada anak-anak yang mampu menyelesaikan shalat jamaah tarawih tuntas, 20 rakaat sepanjang bulan Ramadhan.
Hadiah diberikan berdasarkan stempel pada buku khusus yang ditandatangani oleh ketua masjid, Datuk Faruk Raja Mohamed setiap selesai shalat tarawih selama 10 hari sejak malam pertama Ramadhan.
Di antara hadiah nantinya dapat berupa peralatan permainan; seperti mobil remote control, sepeda, dan banyak hadiah lain.
Berdasarkan iklan yang diunggah di Facebook masjid, tawaran tersebut diberikan sebagai inisiatif untuk menumbuhkan semangat anak-anak jemaah Masjid Kapitan Keling sepanjang bulan Ramadhan.
“Ayo Adik-Adik Sholat Tarawih 20 Rakaat & Dapat Kado”
“Hadiah akan diberikan kepada setiap anak yang menyelesaikan shalat tarawih 20 rakaat setiap 10 hari Ramadhan. Tiga kartu kehadiran akan dibagikan,” lanjut iklan tersebut.

“Pada hari pertama kami membagikan kartu khusus ini kepada 42 anak dan hingga saat ini mereka terlihat begitu antusias untuk menuntaskan shalat tarawih 20 rakaat.”
“Jika berhasil menyelesaikan shalat terawih sepanjang 30 hari Ramadhan, mereka akan mendapat tiga hadiah dari pengurus masjid,” ujarnya.
Menurut Mohamed Rizdwan, ide tersebut muncul secara spontan ketika ia dan temannya melihat anak-anak bermain usai melaksanakan shalat tarawih di halaman masjid pada 1 Ramadhan tahun lalu.
“Di hari pertama Ramadhan saya memberi mereka es krim sebagai penyemangat untuk tetap datang ke masjid dan mereka senang dengan hadiah ini.”
Menurut Rizdwan, hadiah yang akan diberikan pada anak-anak di Ramadhan tahun ini berupa perlengkapan bermain seperti mobil mainan, sepeda.
Ada juga anak-anak yang meminta ‘drone’, permintaannya akan kami pertimbangkan selama mereka menyelesaikan shalat tarawih di masjid, kata Mohamed Rizdwan.
Dikatakan Rizdwan, hadiah itu agar menjadi dorongan atau motivasi kepada anak-anak yang bersangkutan untuk datang ke Masjid Kapitan Keling untuk shalat tarawih dan target pihaknya pada tahun ini adalah ada lebih dari 100 anak yang datang ke masjid tersebut.
“Inisiatif ini tidak hanya memberi semangat kepada anak-anak, tapi mereka bertekad menyelesaikan shalat tarawih hingga malam terakhir Ramadhan,” ujarnya kepada Bernama tadi malam.
Turut hadir pada hari pertama program tersebut adalah Presiden Negara Bagian Penang Tun Ahmad Fuzi Abdul Razak.
Muslim India
Mesjid Kapitan Keling ini berada di tengah kota Penang, berdiri pada tahun 1801. Masjid ini didirikan oleh masyarakat India yang datang ke Penang.
Masjid Kapitan Keling berada di George Town, merupakan masjid tertua yang dibangun dan dikelola oleh komunitas India muslim. Masjid ini menjadi saksi berkembangnya Islam di Penang.
Kala itu, orang India yang datang ke Penang, awalnya datang untuk berdagang kain dan rempah-rempah melalui jalur laut. Semakin lama, jumlah masyarakat Muslim India yang menetap bertambah dan mendirikan masjid yang kemudian disebut masyarakat sekitar dengan Masjid Kapitan Keling.
Kata Keling disematkan lantaran kulit India yang datang ke Penang memiliki warna kulit keling atau gelap mengkilat.*