Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Cholil Nafis: Dua Wajah Baru Komunisme Telah Merasuki Masyarakat

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 4 Desember 2015 11:01 11:01 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 4 Desember 2015 11:01
Bagikan
KH Cholil Nafis di Universitas Al-Azhar Indonesia.
Bagikan

Hidayatullah.com– Menurut Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH Dr Cholil Nafis, saat ini ada dua wajah baru komunisme. Demikian disampaikannya pada kuliah umum di ruang Auditorium Arifin Panigoro, Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Jakarta, Kamis, 21 Shafar 1437 H (03/12/2015).

“Saya bisa mengkategorikan, barangkali komunis baru itu ada yang sifatnya ideologis, ada yang sifatnya biologis,” ujarnya sebagai pembicara tunggal pada acara bertema “Mewaspadai Ancaman Komunis Wajah Baru dan Liberalisme” itu.

Kata dia, jika berbicara tentang bahaya-bahaya laten seperti komunis, persoalan yang lebih spesifik adalah pahamnya. Bahwa, katanya, komunisme telah menyebar dan merasuk dimana-mana.

“Tanpa kita rasakan telah ada di tengah-tengah kita,” ujarnya mewanti-wanti di depan 200 mahasiswa UAI.

Ia menjelaskan, wajah baru komunis biologis adalah orang-orang yang memang secara keturunan berasal dari partai komunis. Mereka mempunyai afiliasi dengan gerakan-gerakan komunis masa lalu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita bisa menyaksikan keturunan itu menyatakan ‘saya bangga keturunan komunis atau keluarga komunis dari pendukung komunis’,” ujar Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU itu.

Dulu, lanjutnya, mereka ini takut-takut mengaku begitu. Namun sekarang, mereka dengan bangganya menyebutkan bahwa diri sebagai keturunan komunis.

“Dan sudah mencalonkan jadi anggota dewan, dan sudah menjadi anggota dewan; mencalonkan jadi gubernur, sudah menjadi gubernur,” ungkapnya tanpa menyebut nama dan identitas orang dimaksud.

Ujungnya Islamophobia

Cholil menjelaskan, wajah baru komunis secara ideologis juga telah banyak merasuk di tengah-tengah umat dan masyarakat Indonesia.

“Ciri utamanya dari komunis itu adalah ketika ingin mencapai kekuasaan, menghalalkan segala macam cara. Tidak melihat dari aspek kemanusiaan, tidak melihat dari aspek peraturan perundang-undangan,” paparnya.

Sebagai penguat pendapatnya, ia mengatakan, setiap ada pemilihan kepala daerah, presiden, dan wakil presiden, isu yang mencuat ada dua. Yaitu “money politic (politik uang)” dan “kekuatan keamanan”.

Ketika bicara isu kekuatan keamanan, kata dia, masyarakat ditakut-takuti, kalau si A atau si B yang jadi pemimpin, situasi akan tidak aman.

“Padahal kita sudah punya TNI, punya Polri, untuk menjaga keamanan kita,” ujarnya.

“Kenapa warga negara kita ini selalu ditakut-takuti dengan persoalan keamanan ketika seseorang itu memimpin? Dan anehnya juga, kita sekali lagi menjadi islamophobia, menjadi takut pada Islam,” lanjutnya mempertanyakan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KH Cholil NafisKomunis Gaya Baru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paris dan Kebangkitan yang Rendah Hati [1]
Tulisan selanjutnya Turki Akan Bangun Masjid-masjid Gaza yang Dihancurkan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

Sejarah
15 Juni 2026 07:41
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023

Terbaru

  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
  • Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?