Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Kehakiman Iran Minta Vonis Hukuman Mati Dikurangi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2016 06:28 6:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2016 06:28
Bagikan
lustrasi: Lima orang digantung di Kota Mashhad, Iran
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Kehakiman Iran sedang berusaha mencari “hukuman yang efektif” bagi para pelaku tindak kriminal sebagai pengganti hukuman mati, lapor BBC mengutip media setempat.

Mostafa Pourmohammadi mengatakan menurutnya vonis hukuman mati harus dikurangi dan diganti dengan hukuman lain, lapor kantor berita Iran Tasnim.

“Justru kami ingin mencari jenis hukuman yang paling efektif sehingga kita bisa mempertimbangkan untuk mengganti eksekusi [mati],” kata Pourmohammadi.

Menteri itu mengatakan hukuman mati tetap harus dipertahankan bagi “orang-orang yang korup.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tentu saja mempertahankan eksekusi sebagai hukuman masih ada dalam agenda, tetapi tidak dalam jumlah seperti yang sekarang ini,” katanya.

“Hukuman eeksekusi tidak bisa ditolak, ada sejumlah orang korup di negara ini dan tidak ada hukuman lain bagi mereka kecuali eksekusi,” tambahnya.

Menurut pengamatan Pourmohammadi, hukuman mati sepertinya tidak membuat orang gentar beberapa tahun belakangan ini.

Iran sedikitnya mengeksekusi 977 orang pada tahun 2015. Kebanyakan dari terpidana mati itu melakukan kejahatan yang berhubungan dengan narkloba. Angka eksekusi itu jauh lebih tinggi dibanding tahun 2014 yang mencapai 743, kata Amnesty International.

Menurut sumber-sumber yang dikutip BBC Persia eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkoba di Itran menimbulkan perdebatan. Pengguna narkoba yang tertangkap menyimpan barang haram itu untuk pemakaian pribadi tidak luput dari hukuman mati, yang menurut sebagain pihak terlalu berlebihan.

Sistem hukum di negara Syiah itu berdasarkan syariah, yang tidak mengharuskan hukuman mati bagi pelaku kejahatan narkoba.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Desak Inggris Ikut Tampung Pengungsi Anak yang Terlantar di Calais
Tulisan selanjutnya Mensesneg: Mengerikan, Banyak Peraturan Pemerintah Ganggu Pelayanan Publik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?