Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Presiden Tunisia: Uang UEA Tak Akan Hentikan Gelombang Kedua Arab Spring

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Maret 2019 23:06 11:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Maret 2019 23:08
Bagikan
Ribuan warga Aljazair memprotes keputusan Presiden Abdelaziz Bouteflika minggu ini untuk menunda pemilihan presiden di Aljir, Aljazair pada 15 Maret 2019.
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan Presiden Tunisia Mohamed Moncef Marzouki menekankan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) tidak dapat menghentikan “gelombang kedua Arab Spring” yang terjadi di Aljazair dan Sudan.

Marzouki mengatakan dalam pernyataannya kepada Al-Khaleej Online bahwa UEA menggunakan uangnya untuk mengendalikan revolusi namun belum berhasil mengubah semangat rakyat.

“Orang-orang Arab masih hidup, dan Saya tegaskan lebih dari satu kali bahwa Arab Spring tidak akan berakhir. Gelombang kedua pasti akan terjadi. Kata-kata saya tidak berasal dari okultisme, namun mereka lebih merupakan ekstrapolasi dari kenyataan orang-orang yang telah diliputi oleh ketidakadilan,” kutip Middle East Monotor.

Marzouki menambahkan bahwa “political stupidity” menyebabkan UEA dan Arab Saudi untuk menentang aspirasi rakyat Arab.

Dia kemudian mengatakan: “Tidak ada penjelasan untuk masalah ini. Jika rezim-rezim ini benar-benar yakin mereka memperoleh legitimasi dari rakyat, dan memerintah dengan adil, mereka tidak akan takut dengan dampak revolusi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada awal bulan ini, anggota pendiri gerakan oposisi Aljazair “Rashad”, mantan diplomat Mohamed Larbi Zitout juga menuduh UEA berupaya menggagalkan gerakan rakyat yang menuntut Presiden Abdelaziz Boutflika untuk tidak mencalonkan diri dalam masa jabatan presiden kelima.

Minggu lalu, sebuah laporan menunjukkan selama pengadilan Presiden Mesir yang digulingkan Mohamad Mursi mengungkapkan bahwa UEA mendanai kelompok oposisi dengan tujuan menciptakan kekacauan selama pemerintahannya dan menyerang petugas kepolisian.

Uni Emirat telah mendukung pemimpin kudeta, yang saat ini menteri pertahanan, Abdul Fattah Al-Sisi dengan menggelontorkan miliaran dollar ke negara itu untuk mendukung pemerintahannya menyusul tersingkirnya Presiden Mursi yang terpilih secara demokratis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiarab springMantan Presiden TunisiaMohamed Moncef MarzoukiMursitunisiaUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Masjid Christchurch Terorisme di Selandia Baru dan Sejarah Penargetan Masjid
Tulisan selanjutnya Untuk Pertama Kalinya Al-Quran Dikumandangkan di Parlemen Selandia Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?