Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengunjung Thaif Berbuka Puasa di Ladang Bunga Mawar

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Maret 2024 21:13 9:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Maret 2024 21:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bagi banyak penduduk wilayah Thaif, di bagian barat Arab Saudi, berbuka puasa Ramadhan bukan hanya soal makanan; ini juga merupakan pengalaman yang mendalam, terlebih lagi dengan aroma mawar yang terkenal di wilayah ini.

Terletak di lembah subur di bawah Pegunungan Al-Hada, sebagian besar wilayah Thaif ditumbuhi bunga mawar.

Selama bulan Ramadhan, ladang harum ini menjadi tujuan populer bagi keluarga yang mencari cara yang lebih menyenangkan untuk berbuka puasa.

ورد الطائف .. فضاء عذب يصافح موائد إفطار الصائمين في ليالي #رمضان.https://t.co/cnI8hmLXya#واس_جودة_الحياة pic.twitter.com/fAsVPocAs2

— واس جودة الحياة (@SPAqualitylife) March 13, 2024

Bunga mekar pertama di musim ini mulai muncul tepat saat Ramadhan dimulai tahun ini, menyelimuti lembah dengan aroma manisnya. Pemandangan harum ini berlanjut selama 42 hingga 50 hari, mencapai puncaknya di awal musim panas.

Keluarga yang ingin bersantai dan menikmati lingkungan yang dikelilingi bunga mawar berkumpul di meja makan dengan lampion, bunga mawar segar, dan minuman rasa mawar yang disiapkan oleh petani setempat.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Para petani rajin memanen mawar dari fajar hingga tengah hari, untuk memastikan pasokan tetap bagi penduduk setempat.

Dalam beberapa tahun terakhir, perkebunan mawar telah menjadi perpanjangan alami dari perayaan Ramadhan.

Banyak keluarga keluar dari kungkungan rumah mereka dan berkumpul di tengah semak mawar yang harum, menikmati sejuknya angin pegunungan dan pemandangan yang menakjubkan.

Bagi masyarakat Thaif, mawar ini bukan sekadar bunga yang indah; mereka adalah simbol warisan budaya yang kaya di kawasan ini.

Petani setempat telah menyempurnakan seni membudidayakan mawar dari generasi ke generasi, dan keharuman manis bunga-bunga indah ini menjadi identik dengan beberapa parfum paling terkenal di dunia.

Pertanian mawar tidak hanya memiliki arti penting secara ekonomi, tetapi juga merupakan bukti kecerdikan dan keahlian pertanian masyarakat Thaif.

Seorang reporter Kantor Berita Saudi, SPA,  menyaksikan meningkatnya tren keluarga yang pergi ke perkebunan mawar selama bulan Ramadhan.

Banyak yang menghiasi meja piknik mereka dengan lentera dan mawar segar, menciptakan suasana magis. Beberapa bahkan memasukkan air mawar ke dalam minuman berbuka puasa mereka, yang menambah sentuhan unik dan menyegarkan.

Selain makanan lezat dan lingkungan sekitar yang mempesona, perkebunan mawar juga menawarkan pelarian dari rutinitas.

Khalaf Al-Nimri, seorang petani mawar berbagi pengamatannya dengan SPA. Ia mengatakan, ia mencatat lonjakan pengunjung dari berbagai negara, terutama pada malam Ramadhan.

Keluarga-keluarga merayakan buka puasa mereka di dalam peternakan, mengubah lanskap yang harum menjadi pusat sosial yang dinamis.

“Sarapan di luar rumah memiliki perasaan yang tak terlukiskan, apalagi jika dinikmati bersama orang-orang tercinta di tengah indahnya bunga mawar Thaif,” kata Al-Nimri.

Kota Thaif adalah kota terbesar ketiga setelah Kota Makkah dan Madinah. Kota ini berada di sebelah tenggara Makkah sekitar 80 km.

Thaif adalah salah satu kota wisata terindah dan terkemuka di Arab Saudi, yang sering dikunjungi para peziarah karena cuacanya yang menyenangkan dan situs budaya dan sejarah yang kaya, mawar, dan hasil pertanian.

Kota Thaif adalah kota sejuk banyak menyimpan sejarah awal syiar Islam Baginda Nabi ﷺ. Dulu, kota ini mayoritas dihuni waga nashrani, bahkan warga pernah melempari Nabi Muhammad ﷺ batu hinggi beliau berdarah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibunga mawarHeadlinePegunungan Al-HadaPuasa Ramadhantaman mawarThaif
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Melarang Warganya Melakukan Aktivitas Pejudian
Tulisan selanjutnya MUI dan Pemerintah Tandatangani MoU Pengembangan Wisata Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?