Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PM Iraq akan Berkunjung ke Washington Bahas Keberadaan Tentara Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2024 12:24 12:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Maret 2024 12:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Joe Biden akan menyambut kedatangan Perdana Menteri Iraq di Washington pada 15 April guna membahas keberadaan tentara Amerika Serikat, kata Gedung Putih hari Jumat (22/3/2024).

Itu akan menjadi lawatan ke Washington pertama bagi PM Mohamed Shia al-Sudani, yang menjabat sejak Oktober 2022, lapor AFP.

Sudani pernah menyerukan penarikan pasukan Amerika Serikat, yang dikerahkan ke Iraq 10 tahun silam sebagai upaya pemberantasan ISIS yang menguasai sebagian wilayah Iraq dan Suriah.

Biden dan Sudani akan mendiskusikan “komitmen bersama negara kami dalam upaya mengekalkan kekalahan ISIS dan evolusi misi militer,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Kantor PM Sudani mengatakan kedua pemimpin itu akan mendiskusikan hubungan di masa depan antara Iraq dan Amerika Serikat menyusul perang terhadap ekstremis.

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Menyusul invasi tentara Zionis Israel ke Gaza, Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas Amerika Serikat – sekutu setia Israel – di Timur Tengah.

Amerika Serikat menanggapi serangan itu dengan serangan drone di wilayah Baghdad yang menewaskan Abu Baqir al-Saadi, seorang komandan senior kelompok Kataeb Hezbollah dukungan Iran yang dituduh AS merencanakan dan berpartisipasi dalam serangan terhadap pasukan AS.

Iraq, yang tidak ingin terseret dalam konflik Iran-AS, memprotes serangan itu.

Peperangan melawan kelompok ISIS beberapa tahun terakhir semakin mereda dan pihak berwenang Iraq berharap Washington mengurangi keberadaan pasukannya.

Baik Biden maupun Donald Trump, yang hampir dipastikan akan bertarung dalam pemilihan presiden bulan November tahun ini, secara umum menentang pengerahan pasukan di luar negeri. Biden menuntaskan penarikan pasukan AS keluar dari Afghanistan pada 2021.

Saat ini Amerika Serikat menempatkan sekitar 2.500 prajurit di Iraq dan 900 di negara tetangga Suriah.

Menyusul ditumbangkannya rezim Saddam Hussein, Iraq – yang penduduknya banyak memeluk Syiah – pemerintah Baghdad mempererat hubungannya dengan Teheran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatiraq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyintas Pembantaian di Burkina Faso Bilang Pelakunya Tentara Junta
Tulisan selanjutnya Drone ‘Israel’ Membunuh Warga Gaza Tak Bersenjata Membawa Kemarahan Warga Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?