Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penyintas Pembantaian di Burkina Faso Bilang Pelakunya Tentara Junta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2024 11:29 11:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Maret 2024 11:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Wanita-wanita yang dibunuh sementara bayi-bayi berada di kain gendongan yang terikat di tubuh mereka, anak-anak tak bernyawa yang saling bertautan anggota tubuhnya, bayi berusia 2 bulan tertelungkup ke tanah sementara anak-anak anjing merangkak ke atas tubuh mungilnya. Pemandangan itu mengerikan, tetapi seorang petani muda berusia 32 tahun – yang tidak disebutkan idenya demi keselamatannya – merasa perlu mendokumentasikannya, sebagai bukti pembantaian di desanya di Burkina Faso tengah dilakukan oleh tentara junta militer yang sekarang menguasai pemerintahan.

Lebih dari selusin kerabatnya terbunuh pada 5 November 2023 ketika pasukan keamanan datang menyerang dengan truk pikap, senjata api, dan drone, katanya kepada The Associated Press. Dia mengatakan dirinya bersembunyi selama berjam-jam di rumah tetangga dan mengambil serangkaian foto sebelum melarikan diri keesokan paginya.

Puluhan orang lainnya terbunuh di hari yang sama di desa Zaongo, menurut pria itu dan dua penyintas lain serta laporan PBB yang mengutip data pemerintah, tulis AP Kamis (22/3/2024).

Gambar-gambar yang dikirimkan pria itu kepada AP berikut wawancara dengan tiga penyintas merupakan materi langka yang didapat dari sumber pertama tentang pembunuhan-pembunuhan yang terjadi di Burkina Faso, sementara tentara pemerintah berusaha menghentikan pemberontakan kelompok-kelompok Muslim dengan alasan pemberantasan terorisme.

Kebanyakan pembantaian terhadap penduduk desa – termasuk pembunuhan terhadap anak-anak oleh tentara pemerintah di sebuah pangkalan militer tahun lalu, yang diungkap oleh jurnalis AP – tidak pernah diproses hukum dan kasusnya dibiarkan menguap begitu saja.*

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Burkina Faso
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Pemimpin Uni Eropa Setuju Bahas Keanggotaan dengan Bosnia
Tulisan selanjutnya PM Iraq akan Berkunjung ke Washington Bahas Keberadaan Tentara Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?