Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Limburg Keberatan Pengurangan Mahasiswa Asing di Perguruan Tinggi Belanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2024 21:23 9:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2024 09:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengurangan atau pemberhentian penerimaan mahasiswa asing di Universitas Maastricht dan perguruan tinggi lain di wilayah Limburg, Belanda, justru akan berdampak buruk bagi perekonomian setempat.

Hal itu dikemukakan oleh kepala-kepala daerah di Limburg, Universitas Maastricht, hogeschool (hbo – perguruan tinggi ilmu terapan) serta serikat sekolah.

Organisasi-organisasi itu menulis surat kepada Menteri Pendidikan Belanda Robbert Dijkgraaf dan empat pihak yang terlibat dalam perumusan kebijakan pengurangan mahasiswa asing di berbagai perguruan tinggi Belanda. Mereka takut kebijakan itu justru akan “memporak-porandakan” pendidikan di Limburg.

Mereka berargumen bahwa posisi mereka tidak dapat dibandingkan dengan situasi kota-kota besar seperti Amsterdam, Rotterdam dan Utrecht, di mana terjadi kekurangan akomodasi dan kepadatan ruang kuliah sehingga memicu proposal pengurangan jumlah mahasiswa asing.

“Kami tidak menghadapi masalah-masalah tersebut di Limburg,” kata André Postema dari Zuyd Hogeschool kepada Radio 1 News seperti dilansir Dutch News Jumat (22/3/2024).

Baca Juga

Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

“Para pelajar justru merupakan solusi, bukan masalah di sini di Limburg,” kata Postema.

“Populasi kami menyusut dan semakin sedikit bayi yang dilahirkan di sini dan di daerah lain di negeri ini. Kita membutuhkan pelajar-pelajar asing supaya tetap berfungsi,” tegasnya.

Hanya 24% wilayah Limburg yang berbatasan dengan daerah lain di Belanda, kata surat yang ditujukan kepada Menteri Pendidikan itu. “Ini artinya bahwa kami harus melihat ke luar dari perbatasan untuk meningkatkan kualitas hidup di daerah kami.”

“Institusi-institusi pendidikan dan perusahaan-perusahaan di Limburg secara tradisional memiliki orientasi internasional yang kuat, dan mereka memainkan oeran penting di kawasan tersebut. Kontribusi mereka di bidang pembangunan sosial, ekonomi dan budaya Limburg sangat berarti.”

Asosiasi universitas hogeschool di Belanda sudah merancang kebijakan mereka sendiri untuk mengurangi jumlah pelajar asing sebelum pemerintah bertindak.

Saat ini satu dari tiga mahasiswa baru tingkat sarjana berasal dari luar negeri dan 30% dari seluruh perkuliahan tingkat sarjana disampaikan dalam bahasa Inggris dan situasi itu harus diubah demi memberikan peluang yang lebih besar kepada para pemuda Belanda, menurut pandangan pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belandamahasiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya McDonald’s Malaysia Mencabut Gugatan Terhadap BDS
Tulisan selanjutnya PBB Memperingatkan Air akan Menjadi Sumber Konflik di Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya

Berita
13 Juni 2026 14:36
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

13 Juni 2026 09:49
Berita

Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

12 Juni 2026 21:48
Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

12 Juni 2026 21:40
Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

12 Juni 2026 21:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?