Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Google Pecat 28 Karyawannya Akibat Protes terhadap Proyek Kerja Sama dengan ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 April 2024 09:34 9:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 April 2024 10:30
Bagikan
Karyawan Google Dipecat
Bagikan

Hidayatullah.com—Google memecat 28 karyawan pada hari Rabu setelah mereka terlibat dalam protes terhadap proyek Nimbus, kontrak layanan komputasi awan senilai US$1,2 miliar dengan pemerintah ‘Israel’, dan melibatkan Amazon.

Karyawan di kedua perusahaan mengklaim perjanjian tersebut menghasilkan teknologi canggih yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) untuk digunakan oleh pasukan keamanan ‘Israel’, sehingga berkontribusi terhadap pembunuhan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Portal Intercept dan Time juga melaporkan bahwa proyek Nimbus menyediakan layanan yang dapat diakses oleh Pasukan Pertahanan ‘Israel’.

Pemecatan tersebut, yang dikonfirmasi oleh Google , terjadi beberapa jam setelah sembilan karyawan ditangkap oleh polisi pada hari Selasa setelah melakukan aksi duduk di depan kantor Chief Executive Officer Google Cloud Thomas Kurian di Sunnyvale, California, serta kantor lainnya di New York. Kesembilan pekerja tersebut dipecat, bersama dengan 19 peserta protes lainnya.

Demonstrasi tersebut dipimpin oleh kelompok aktivis bernama ‘No Tech For Apartheid’ yang mendesak Google dan Amazon untuk membatalkan kontrak proyek Nimbus.

Baca Juga

Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Juru bicara Google Anna Kowalczyk mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para karyawan tersebut dipecat setelah penyelidikan internal menemukan ‘mereka bersalah karena secara fisik menghalangi karyawan lain untuk melaksanakan tugas mereka dan mengakses fasilitas kantor’.*

Baca juga: Google Pecat Insinyur yang Tolak Bangun Teknologi Mendukung Genosida Palestina

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazagooglePerang Palestina-IsraelZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia dan Malaysia Kerja Sama Bilateral Bidang Keuangan Syariah
Tulisan selanjutnya Jokowi Ingin China Bangun Moda Transportasi di IKN

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
9 September 2026 12:07
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

12 September 2026 09:43
Berita

Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

11 September 2026 21:50
Berita

Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!

11 September 2026 21:36
Berita

Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

11 September 2026 10:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?