Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Negara Bagian Victoria Melarang Penggunaan “Kaffiyeh” Palestina di Parlemen

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Mei 2024 07:25 7:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Mei 2024 08:30
Bagikan
Negara bagian Victoria di Australia hari Rabu memutuskan bahwa anggota parlemen tidak boleh mengenakan syal "Kaffiyeh" - simbol identitas Palestina - di Parlemen
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara bagian Victoria di Australia hari Rabu memutuskan bahwa anggota parlemen tidak boleh mengenakan syal “Kaffiyeh” – simbol identitas Palestina – di Parlemen, lapor BBC.

Para pemimpin Partai Hijau menuntut penjelasan setelah anggota parlemen dari partai tersebut diminta untuk melepas Kaffiyeh mereka.

Dalam keputusan bersama, kedua Gedung Parlemen Victoria mengatakan jilbab adalah simbol “politik” yang tidak diperbolehkan bagi anggota parlemen untuk memakainya.

Keputusan ini menjadikan badan legislatif Victoria sebagai salah satu dari sedikit badan legislatif di dunia yang menerapkan larangan tersebut.

Ketua majelis tinggi, Shaun Leane pada hari Rabu meminta empat anggota parlemen Partai Hijau yang mengenakan Kaffiyeh untuk tidak melakukan hal tersebut.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Pemimpin Partai Hijau Ellen Sandell meminta klarifikasi apakah itu larangan satu kali atau larangan permanen. “Peralatan politik dan lencana tidak diperbolehkan di aula. Keputusan saya tetap berlaku,” kata ketua majelis rendah, Maree Edwards.

Namun Sandell berpendapat bahwa anggota parlemen mengenakan pakaian untuk menunjukkan dukungan terhadap berbagai tujuan, “yang semuanya bisa dikatakan bersifat politis”.

“Seorang Anggota Parlemen saat ini memakai pin kuning, yang oleh sebagian orang dianggap sebagai dukungan terhadap tentara ‘Israel’. Yang lain memakai lencana pelangi,” kata Sandell.

Ketua DPR menolak berkomentar dan mengatakan klarifikasi lebih lanjut dapat diminta dari kantornya.

Anggota parlemen David Southwick dilaporkan menyambut baik larangan tersebut, dan mengatakan kepada outlet berita lokal bahwa pin kuning yang dikenakannya, yang dikenakan untuk mendukung sandera Israel di Gaza, “tidak sebanding”.

Anggota Parlemen dari Partai Hijau kemudian menggunakan media sosial untuk memprotes larangan tersebut.

Sampai hari in, setidaknya 35.456 warga Palestina telah gugur dalam agresi ‘Israel’ yang sedang berlangsung di Gaza sejak 7 Oktober, kata Kementerian Kesehatan wilayah yang terkepung pada hari Minggu.

Pernyataan kementerian yang dikutip kantor berita Anadolu juga menyebutkan 79.476 orang lainnya terluka akibat serangan tersebut.

Diketahui, sejak agresi zionis, kain kaffiyeh Palestina seolah menjadi kain paling ‘menakutkan’ di Barat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaKaffiyehpalestinaparlemenVictoria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peru Masukkan Transgender dan Non-biner bagian ‘Penyakit Jiwa’
Tulisan selanjutnya Jamaah Haji diberangkatkan dengan bus ke Makkah 21 Kloter Jamaah Haji Diberangkatkan Bertahap ke Makkah untuk Umrah Wajib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?