Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Peru Masukkan Transgender dan Non-biner bagian ‘Penyakit Jiwa’

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Mei 2024 06:03 6:03 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Mei 2024 08:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Peru secara resmi mengkategorikan transgender dan non-biner sebagai bagian dari kelompok “sakit jiwa”, demikian dikutip Russia Time (RT).

Amandemen tersebut disetujui atas perintah Presiden Dina Boluarte pekan lalu dengan definisi “transeksualisme” dan “gangguan identitas gender pada anak” dikategorikan sebagai penyakit jiwa.

Yang termasuk dalam kategori tersebut adalah “transvestisme peran ganda”, “transvestisme fetishistik”, dan “gangguan identitas gender lainnya”.

Kementerian Kesehatan Peru setelah keputusan tersebut menjelaskan bahwa reklasifikasi tersebut diputuskan hanya untuk “menjamin cakupan penuh perhatian medis untuk kesehatan mental” berdasarkan Rencana Asuransi Kesehatan Dasar Nasional.

Kementerian juga berupaya menghilangkan kekhawatiran masyarakat mengenai peninjauan tersebut, yang dapat mengarah pada pelanggaran kebebasan sipil seperti memaksa individu trans untuk menjalani terapi konversi.

Baca Juga

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

Pada tanggal 11 Mei, Kementerian Kesehatan Peru mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa pembaruan ini bertujuan untuk memastikan intervensi kesehatan mental yang komprehensif.

“Dalam kerangka ini, kami mengungkapkan rasa hormat kami terhadap identitas gender, serta penolakan kami terhadap stigmatisasi keragaman seksual di negara ini,” kata pihak kementerian.

Meski begitu, kementerian menegaskan kembali bahwa pembaruan Rencana Asuransi Kesehatan Esensial akan tetap berlaku.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghapus “gangguan identitas gender” dari manual diagnosis globalnya pada tahun 2019.

Untuk diketahui, Peru tidak mengakui pernikahan sesama jenis. Homoseksualitas telah digunakan sebagai alasan perpisahan atau perceraian di negeri itu.

Undang-undang yang dimaksudkan untuk melindungi “moral publik”, seperti Pasal 183 KUHP tentang “pameran dan publikasi cabul”, juga telah digunakan terhadap lesbian dan homoseksual.

Sikap masyarakat terhadap kaum homoseksual pada umumnya menolak, hal ini sangat dipengaruhi oleh Gereja Katolik.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinekelainan jiwalgbtnon-binerPerusakit jiwatransgender
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Darurat Perzinahan
Tulisan selanjutnya Negara Bagian Victoria Melarang Penggunaan “Kaffiyeh” Palestina di Parlemen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan

Palestina Terkini
3 Juli 2026 21:08
Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Terbaru

  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian

4 Juli 2026 15:15
Berita

Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

4 Juli 2026 14:42
Berita

Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah

4 Juli 2026 13:44
Berita

Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

4 Juli 2026 10:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?