Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Ini Pesan BRIN dan Kemenag

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Mei 2024 10:22 10:22 am
Ahmad
Dipublikasikan 27 Mei 2024 10:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Fenomena matahari melintas tepat di atas Ka’bah akan terjadi bertepatan dengan musim haji. Fenomena alam tersebut diprediksi terjadi pada Senin 27 Mei atau Selasa 28 Mei 2024.

“Matahari berada tepat di atas kepala saat tengah hari atau awal dzuhur. Berarti di Indonesia sekitar pukul 16.18 Wib, sehingga matahari yang kita lihat adalah matahari di atas Makkah,” kata Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Thomas Djamaluddin, dalam perbincangan dengan Pro3 RRI, Ahad (26/5/2024).

Ia menjelaskan, pada fenomena tersebut orang-orang di Makkah ketika berdiri tidak akan melihat bayangannya. Karena bayangan jatuh tepat di bawahnya, dan ketika di Indonesia melihat matahari berarti tengah menghadap ke Makkah.

“Dari mana pun melihat matahari berarti melihat ke arah Makkah. Sesungguhnya kita sedang menghadapi ke Makkah atau Kiblat, sehingga bayangan membuat garis ke Makkah kalau benda tegak, misal tembok atau kusen jendela,” ujarnya menjelaskan.

Sehingga, bayangan yang dipantulkan oleh benda tegak, dapat dijadikan sebagai petunjuk arah Kiblat. Jadi, tidak memerlukan alat, hitungan, atau benda seperti kompas untuk menentukan arah Kiblat.

Baca Juga

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

Fenomena matahari tepat di atas Ka’bah karena kemiringan sumbu rotasi bumi. Lama bumi mengitari matahari, maka akan tampak bergerak dari Utara lalu kembali ke Selatan, putaran yang sama tersebut terjadi setiap tahun.

Namun, pada periode April hingga September, posisi matahari berada di belahan bumi bagian Utara. Selanjutnya, posisi matahari tepat di atas Kabah juga akan kembali terjadi pada tanggal 15 atau 16 Juli 2024.

“Melewati lintang Makkah itu dua kali dalam setahun, yaitu pada 27 atau 28 Mei, berikutnya 15 atau 16 Juli 2024.  Di luar tahun Kabisat, 2025 dan 2026, kejadian 28 Mei dan 16 Juni karena peredaran matahari tetap, setiap tahun kejadian pada tanggal yang sama,” ujar Prof. Thomas Djamaluddin.​

Arah Kiblat

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat muslim Indonesia untuk mengecek arah kiblat pada Senin dan Selasa, 27 dan 28 Mei 2024 seiring terjadinya peristiwa Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat.

Istiwa A’zam merupakan saat di mana matahari akan melintas tepat di atas Kakbah. Sehingga pada momen itu, arah kiblat searah dengan matahari. Itu ditandai dengan bayang-bayang benda tegak lurus yang akan membelakangi arah kiblat.

“Peristiwa Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat akan terjadi pada hari Senin dan Selasa, 27 dan 28 Mei 2024 bertepatan dengan 18 dan 19 Zulkaidah 1445 H pada pukul 16:18 WIB atau 17:18 WITA. Saat itu, matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah,” kata Adib di Jakarta.

“Ini adalah waktu yang tepat bagi kita, umat muslim Indonesia untuk kembali mengecek arah kiblat,” imbuhnya.

Menurut Adib, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat masyarakat akan melakukan pengecekan arah kiblat pada momen Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat:

1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau menggunakan Lot/Bandul.

2. Permukaan dasar harus datar dan rata.

3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arah kiblatHeadlineIstiwa A'zamka'bahmatahariMuslim IndonesiaRashdul Kiblat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pamer Solidaritas untuk Palestina, Aktris India Bawa Tas Berbentuk Semangka di Cannes
Tulisan selanjutnya Intelijen AS: Hanya 30-35 Persen Pejuang Hamas yang Mampu ‘Dimusnahkan’ ‘Israel’  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda

Berita
5 Juli 2026 14:14
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Terbaru

  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian

4 Juli 2026 15:15
Berita

Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah

4 Juli 2026 13:44
Berita

Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan

4 Juli 2026 11:23
Berita

Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

4 Juli 2026 10:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?