Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Zionis Israel Pakai Senjata Jerman untuk Membantai Gaza Pemerintah Berlin Digugat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2024 20:02 8:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2024 20:02
Bagikan
Banyak tentara zionis 'Israel' menolak dikirim ke medan perang Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengacara HAM Alexander Schwarz mengatakan “ada alasan mendasar untuk meyakini” Israel melakukan kejahatan perang di Gaza dengan senjata yang didapatkannya dari Jerman.

Pemerintah Jerman melakukan pelanggaran terhadap kewajiban internasionalnya dengan mengirimkan senjata ke Israel, kata Alexander Schwarz kepada koresponden politik DW Nina Haase hari Kamis (30/5/2024).

Schwarz merupakan wakil direktur program di International Crimes and Accountability Program at the European Center for Constitutional and Human Rights (ECCHR). Organisasi ini menggugat pemerintah di pengadilan federal Berlin dengan harapan dapat menghentikan penjualan senjata ke Israel.

Menurut Schwarz, senjata yang dikirimkan oleh Jerman ke Israel antara lain bazooka, amunisi dan mesin-mesin tank.

ECCHR “memiliki alasan mendasar untuk meyakini” bahwa dengan persenjataan itu Israel telah melakukan kejahatan perang terhadap Gaza dan kejahatan kemanusiaan, yang belum lama ini dikonfirmasi oleh jaksa kepala di International Criminal Court, kata Schwarz.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Schwarz mengatakan organisasinya memeriksa bukti-bukti dugaan kejahatan itu dengan menelusuri rekaman video, foto, dan pernyataan para saksi.

“Kami menggunakan laporan-laporan internasional dari PBB, dari Human Rights Watch serta organisasi lain yang memiliki banyak catatan insiden,” katanya.

“Dan seperti yang kita lihat secara online, misalnya di media sosial, kita melihat insiden dan bukti-bukti yang disampaikan oleh anggota IDF sendiri yang menunjukkan bahwa mereka menghancurkan, misalnya, objek-objek sipil.”

Dia menegaskan bahwa Israel memang memiliki hak untuk membela diri, tetapi pada saat yang sama harus menghormati hukum humanitarian, “yang mana menurut sudut pandang kami” Israel tidak menghormati hukum tersebut.

Jerman merupakan negara kedua pemasok senjata terbanyak ke Israel setelah – tentu saja – Amerika Serikat. Nilai senjata yang dikirimkan pada 2023 mencapai sekitar €326,5 juta.

Jenis persenjataan yang bisa dimasukkan dalam gugatan menurut UU di Jerman hanya apa yang disebut “senjata perang” seperti tank, bom dan senjata proyektil. Senjata-senjata jenis ini hanya mencakup 2% dari ekspor senjata Jerman ke Israel.

Schwarz mengatakan ECCHR berencana untuk mengajukan gugatan lain yang mencakup 98% sisanya ke pengadilan berbeda di Frankfurt.

Dia juga mengatakan kepada DW bahwa, menurut informasi yang diperoleh ECCHR, Jerman telah berhenti mengirimkan senjata perang jenis apa pun ke Israel.

“Namun mungkin ini hanya masalah waktu sampai mereka melakukannya lagi, ” kata Schwarz

Menyinggung soal surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh International Criminal Court (ICC) untuk PM Benjamin Netanyahu dan para pemimpin Hamas, Schwarz mengatakan Jerman sepatutnya bertindak sebagaimana mestinya apabila sudah menerima surat tersebut.

Berdasarkan aturan hukum, “tentu saja situasi hukumnya cukup jelas,” kata Schwarz.

“Dan ini artinya kita tidak bisa menggerus aturan-aturan tersebut dengan konsep politik,” katanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJermansenjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan dan Tentara Israel Pada 2025 ‘Israel’ Diperkirakan Habiskan Rp1,1 Kuadtriliun untuk Perang
Tulisan selanjutnya Ijtima’ Ulama MUI: Menlu Kabinet Prabowo Wajib Komitmen Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?