Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pedas! Ramen Samyang Dianggap Denmark Berisiko Meracuni Konsumen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2024 08:10 8:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2024 08:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Denmark menarik beberapa produk mie ramen pedas buatan perusahaan Korea Selatan Samyang, dengan alasan bahwa kadar capsaicin di dalamnya terlalu pedas (tinggi) sehingga dapat meracuni konsumen.

Produk ramen Samyang yang ditarik adalah Buldak 3x Spicy & Hot Chicken, 2x Spicy & Hot Chicken and Hot Chicken Stew.

Hari Selasa (11/6/2024), badan pengawas pangan Denmark mengeluarkan perintah penarikan dan peringatan, mendesak konsumen untuk tidak mengkonsumsi produk tersebut.

Namun, Samyang menegaskan bahwa tidak ada masalah pada kualitas produknya tersebut.

“Sepengetahuan kami otoritas pangan Denmark menarik produk tersebut bukan karena masalah kualitasnya, tetapi karena terlalu pedas,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang dikirimkan kepada BBC.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

“Produk tersebut sudah diekspor secara global. Namun, ini pertama kalinya produk tersebut ditarik karena alasan di atas.”

Tidak diketahui perihal adanya insiden yang memicu perintah penarikan produk tersebut dari pasar.

Danish Veterinary and Food Administration mengatakan bahwa hasil pemeriksaannya menunjukkan kadar capsaicindalam satu bungkus ramen tersebut “sangat tinggi sehingga menimbulkan risiko konsumen mengalami keracunan akut”.

“Jika Anda memiliki produk tersebut, Anda harus membuangnya atau mengembalikannya ke toko tempat produk tersebut dibeli,” katanya dalam sebuah pernyataan, seraya memperingatkan supaya produk itu tidak diberikan kepada anak-anak karena sangat pedas.

Peringatan tersebut kontan mendapatkan tanggapan dari warganet, yang menilai lidah orang Denmark tidak tahan atau terlalu sensitif terhadap rasa pedas.

“Saya punya teman dari Denmark yang menganggap udang berlapis tepung roti hambar dengan sedikit merica di atasnya rasanya terlalu pedas. Tidak heran mereka menganggap ramen ini sebagai racun,” komentar salah satu warganet di forum diskusi ramen di platform Reddit.

Produk Samyang tersebut sebelumnya tidak pernah ditarik di negara lain dan tidak pernah pula mendapatkan label tidak aman.

Capsaicin merupakan zat kimia di dalam cabai yang menimbulkan rasa pedas.

Samyang merupakan makanan terkemuka asal Korea Selatan yang menyebut dirinya sendiri sebagai perusahaan pertama pembuat mie instan di negara itu pada 1960-an.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ramenSamyang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Delapan Insinyur SpaceX Gugat Elon Musk
Tulisan selanjutnya Senyum Bahagia Santri TPQ Al-Isro Bengkulu Mendapatkan Wakaf Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

Berita
3 Oktober 2026 20:04
Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

4 Oktober 2026 14:22
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?