Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Singapura Kerja Bakti Bersihkan Tumpahan 400 Ton Minyak di Pesisir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juni 2024 07:32 7:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juni 2024 07:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang Singapura bekerja keras membersihkan tumpahan minyak ratusan ton yang menghitamkan garis pantai selatan negara kota itu, beberapa hari setelah kecelakaan pelayaran.

Pada hari Jumat (14/6/2024), sebuah kapal pengeruk berbendera Belanda menabrak kapal bahan bakar Singapura yang ditambatkan di salah satu selat jalur pelayaran di negara tersebut. Pihak berwenang mengatakan mesin kapal keruk kehilangan tenaga sehingga kapal tersebut hanyut dan menabrak kapal Singapura, menyebabkan tangki minyaknya bocor.

Setidaknya setengah dari minyak yang berada di tangkinya, sekitar 400 ton, tumpah, dan sebagian besar minyak tersapu ke pantai.

“Persinggungan itu menyebabkan pecahnya salah satu tangki kapal kargo minyak Marine Honor, dan kandungan bahan bakar minyak rendah sulfur di dalamnya terlepas ke laut,” kata badan-badan maritim dan lingkungan hidup Singapura dalam sebuah pernyataan bersama seperti dilansir BBC Senin (17/6/2024).

Pemerintah mengatakan sudah mengerahkan oil-absorbent container booms sepanjang sekitar 1,5 km dekat pantai serta taman air publik di East Coast Park, West Coast Park dan Labrador Nature Reserve.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Operasi di perairan untuk membersihkan tumpahan minyak juga dilakukan dengan penyemprotan bahan kimia pendispersi untuk “memecah minyak di permukaan laut menjadi tetesan guna meningkatkan biodegrasi”, kata pernyataan bersama tersebut.

Namun minyak olahan yang tersangkut di air itu masih bisa “terbawa oleh arus pasang surut ke pantai”.

Sekitar 1.500 orang secara sukarela sudah ikut membantu pembersihan, kata pemerintah Singapura.

Namun, sebagian besar pembersihan dilakukan oleh pekerja kontrak, yang beberapa di antaranya terlihat di pantai Sentosa pada hari Ahad sedang menyekop tumpukan sampah dam pasir yang menghitam dan memilah-milah ombak yang berminyak.

Pengunjung beberapa klub pantai di pulau resor populer Sentosa melaporkan air laut masih gelap dan berminyak serta baunya masih menyengat tiga hari setelah kejadian.

Pada Senin pagi (17/6/2024) seorang staf di klub pantai yang berjarak beberapa meter dari pantai wisata itu mengatakan airnya “masih hitam”.

Beberapa pantai ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Survei awal menunjukkan kehidupan alam liar masih belum menunjukkan tanda-tanda kerusakan besar meskipun sudah ada sejumlah laporan penampakan siput laut dan berbagai hewan lain yang menghitam karena tubuhnya diselimuti tumpahan minyak.

Singapura adalah negara kecil pusat pelayaran dan pengisian bahan bakar utama – dan ratusan kapal setiap harinya tersebar di garis pantai selatan negara kota tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:singapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengapa Dinamakan Idul Adha?
Tulisan selanjutnya Bekas PM Thaksin Didakwa Menghina Monarki Thailand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?