Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Mengapa Dinamakan Idul Adha?

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Juni 2024 00:58 12:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Juni 2024 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kata Idul Adha terdiri dari dua kata; “id” yang artinya hari raya, dan “adha” artinya qurban, atau hari raya qurban. Adha, artinya pagi (waktu Dhuha), dinamakan dengan Adha, karena qurban disembeli pada waktu Dhuha. Atau Shalat hari raya yang dilaksanakan pada waktu Dhuha. Fashalli lirabbika wanhar.

Mengapa Udhiyah? Kata udhiyah (hewan qurban) diambil dari dhuha, yaitu qurban yang disembelih pada waktu Dhuha, yang dilakukan setelah shalat Idul Adha. Maka, kata adha dan udhiyah adalah dari satu istiqaq (derivasi yang sama). Sedangkan kata Qurban dalam bahasa Arab jarang digunakan untuk kegiatan atau prosesi sembelihan setelah hari Idul Adha.

Kata qurban (قربان) sendiri secara bahasa adalah sesuatu yang dapat mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan atau lainnya (mu’jam ma’shir). Jamak dari kata ini adalah qarabin (قرابين). Kata qurban dalam bahasa Arab digunakan secara umum dengan makna sesembahan dalam bahasa Indonesia. Dan setiap agama memiliki sesembahan tersendiri, maka dalam agama Yahudi menggunakan Idul al-Qurban al-Muqaddasan (hari raya kurban yang sakral/suci), atau juga digunakan oleh kaum Nasrani.

Sedangkan qurban pada hari raya Idul Adha secara khusus menggunakan nama udhiyah (sembelihan) dan nama ini lebih dikenal dalam bahasa Arab, yaitu hewan yang akan disembelih berupa sapi, unta, dan kambing. Sedangkan kata qurban/kurban lebih bersifat umum. Maka hari raya dalam Islam dinamakan Idul Adha.

Kata qurban dalam Al-Qur’an terdapat dalam tiga tempat, yaitu pada Ayat 183 (Ali Imran), 27 (Al-Maidah) dan 28 (Al-Ahqaf). Dan di antara ketiga kata tersebut adalah terkait dengan qurban yang diceritakan dalam kisah qabil dan habil, serta cerita seserang yang datang kepada rasul tentang qurban yang dilalap api, dan yang ketiga qurban sebagai sesembahan.

Baca Juga

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Di Bawah Teduh Tauhid Rahamutiyah: Sebuah Obituari
Tragedi San Diego & Hipokrisi Barat
Tolak Penyembelihan Dam Haji di Indonesia, Begini Fatwa MUI
Mengelola Ikhtilaf: Menjaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan

Intinya, kata qurban (قربانا) itu sendiri adalah cara mendekatkan diri secara umum. Berbeda dengan qurban yang dilakukan dalam Idul Adha yang lebih dengan dengan kata Udhiyah, nahr, dan beberapa kata lainnya.*/Dr Halimi Zuhdy, penulis Buku Penelisik Kata, Menjemput Mutiara Hikmah

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-QurnaArtiidul adha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maryland AS Mengampuni 175.000 Terpidana Kasus Ganja
Tulisan selanjutnya Singapura Kerja Bakti Bersihkan Tumpahan 400 Ton Minyak di Pesisir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaGhazwul Fikr

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!

6 Mei 2026 12:55
Pustaka

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka

4 Mei 2026 11:13
Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Pustaka

Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah

22 April 2026 22:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?