Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jual Beras Melebihi HET Pengusaha Jepang Ditangkap Militer Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Juli 2024 08:49 8:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2024 08:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Aparat junta militer Myanmar menangkap seorang warga Jepang eksekutif perusahaan Aeon Orange, beserta beberapa pengusaha lokal, dengan tuduhan menjual beras dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dilansir Associated Press dari laporan media plat merah Myanmar hari Senin (1/7/2024), Hiroshi Kasamatsu, direktur Aeon Orange, telah ditangkap. Aeon Orange mengoperasikan sejumlah supermarket di Myanmar dan bagian dari perusahaan ritel raksasa asal Jepang AEON.

Laporan berbagai media Jepang mengkonfirmasi Kasamatsu merupakan salah satu eksekutif Aeon.

Beras merupakan bahan pangan utama Myanmar, yang terus diliputi kesulitan ekonomi disebabkan perang sipil berkepanjangan dan dampak pandemi Covid-19. Militer mendongkel pemerintahan hasil pemilu yang dimenangkan partai pimpinan Aung San Suu Kyi pada Februari 2021, yang memicu meluasnya aksi protes dan meningkatkan intensitas pemberontakan bersenjata di berbagai penjuru negeri itu.

Koran pemerintah Myanma Alinn hari Senin melaporkan bahwa penangkapan sejumlah penguasaha itu diduga akibat penjualan beras yang lebih tinggi 31% sampai 70% dari harga eceran tertinggi yang ditetapkan oleh Myanmar Rice Federation. Kasus ini melibatkan 62 tersangka, 102 gudang, 53 supermarket dan superstore, 25 penggilingan padi, serta 7 toko lain di berbagai kota besar.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pelanggaran tersebut dapat diganjar dengan hukuman penjara 6 bulan sampai 3 tahun dalam 11 kasus, termasuk kasus yang melibatkan Kasamatsu. serta denda dan pajak bagi kasus lain.

Laporan World Bank yang dirilis bulan lalu menyebutkan hampir sepertiga penduduk Myanmar hidup di dalam kemiskinan dan perekonomian negara menyusut sekitar 10% dibandingkan masa sebelum pandemi. Pengungsian yang dilakukan lebih dari 3 juta orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat peperangan dan tindak kekerasan aparat menyebabkan krisis kemanusiaan besar di negeri itu.

Sementara itu nilai mata uang Myanmar, kyat, anjlok terhadap dolar sehingga banyak perusahaan kalang kabut.

Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi di Jepang mengkonfirmasi laporan yang menyebutkan bahwa seorang pria warga negara Jepang, yang tidak dia sebutkan namanya, menjalani pemeriksaan di sebuah kantor kepolisian di Yangon..

Hayashi mengatakan pemerintah Jepang akan memberikan dukungan yang diperlukan oleh orang tersebut melalui Kedutaan Jepang di Myanmar, dan pemerintah Jepang akan mengontak pihak berwenang setempat guna meminta supaya warga negaranya segera dilepaskan.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AEONberasJepangmyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peran Ahmad Surkati dan Al-Irsyad dalam Polemik Nasab Baalawi: Sejarah dan Pengaruhnya di Indonesia
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Temukan Ladang Minyak dan Gas Baru di Gurun Rub’ al Khali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?