Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tentara Australia dan Suaminya Didakwa Mata-mata Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juli 2024 13:34 1:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juli 2024 13:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang wanita tentara Australia dan suaminya ditangkap dan masing-masing dikenai dakwaan menjadi mata-mata untuk Rusia.

Penyidik mengatakan pasangan itu – keduanya kelahiran Rusia dan sudah berstatus warga negara Australia – mendapatkan materi Australian Defence Force (ADF) yang kemudian dibagikan ke Moskow.

Meskipun demikian, polisi Australia mengatakan tidak ada rahasia militer yang teridentifikasi dibocorkan oleh suami-isteri tersebut.

Ini untuk pertama kalinya UU interferensi asing yang lebih ketat – yang mulai diberlakukan oleh Australia pada 2018 – dipakai untuk menjerat pelaku tindak kejahatan spionase.

Kira Korolev, seorang prajurit wanita angkatan darat berusia 40-an tahun, dan suaminya Igor Korolev yang berusia 62 tahun pada hari Jumat (12/7/2024) dihadirkan di pengadilan di Brisbane. Masing-masing dikenai satu dakwaan bersiap untuk melakukan tindak pelanggaran spionase – yang diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

PM Australia Anthony Albanese mengatakan sudah mendapatkan penjelasan lengkap dari badan-badan keamanan nasional tetapi menolak untuk memberikan komentar tentang kasus itu karena sudah masuk ranah pengadilan.

Reece Kershaw, komisioner Australian Federal Police (AFP), mengatakan bahwa pasangan tersebut sudah bermukim di Australia lebih dari satu dekade sebelum pelanggaran yang dituduhkan terjadi dan keduanya sudah menjadi warga negara Australia sejak beberapa tahun silam.

Igor worked berwirausaha sendiri, sementara istrinya Kira merupakan teknisi sistem informasi di Angkatan Darat Australia, posisi yang memungkinkan dirinya bisa mengakses materi-materi berkaitan dengan keamanan nasional Australia, menurut polisi.

Kershaw menduga Kira bepergian ke Rusia saat mengambil cuti dari ADF, kemudian menyuruh Igir untuk mengakses akun kerjanya dan mengirimkan materi sensitif sehingga dia dapat meneruskannya ke pihak Rusia.

Penyelidikan apakah ada materi yang benar-benar sudah terkirim ke pihak Rusia masih ditelusuri, kata Kershaw, seraya menambahkan bahwa kedua orang itu bisa dikenai dakwaan berlapis.

Baik Kershaw maupun bos dinas intelijen Australia – yang bersama-sama berbicara kepada media dalam konferensi pers hari Jumat – menolak menjawab pertanyaan tentang dokumen apa yang dibocorkan atau bagaimana pihak berwenang mengetahui bahwa kedua orang itu melakukan aksi spionase.

Burgess hanya mengatakan bahwa ancaman spionase itu “benar-benar ada”.

“Banyak negara berusaha mencuri rahasia Australia. Kita tidak boleh naif dan tidak boleh berpuas diri,” kata Burgess, seperti dilansir BBC.

“Jika Anda memata-matai di negara ini, kami akan mencari Anda. Jika Anda dimata-matai di negara ini, kami akan mencari Anda,” imbuhnya.

Kershaw menegaskan bahwa sekutu-sekutu Australia bisa “yakin” bahwa negaranya mampu mengidentifikasi dan mengatasi ancaman spionase atau upaya interferensi dari pihak asing.

Dalam sebuah pernyataan, ADF mengatakan pihaknya mengetahui bahwa seorang anggotanya telah ditangkap dan pihaknya menanggapi serius semua isu pelanggaran terhadap keamanan negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiamata-matarusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki akan Cabut Kewarganegaraan Warganya yang Gabung IDF
Tulisan selanjutnya Bekerja Sama dengan Al-Azhar Mesir, Kemenag Resmikan Pembangunan Markaz Tathwir Bekerja Sama dengan Al-Azhar Mesir, Kemenag Resmikan Pembangunan Markaz Tathwir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?