Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Grand Syeikh Al-Azhar Temui Muhammadiyah, Bahas Isu Umat Hingga Peningkatan Kerjasama

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Juli 2024 14:35 2:35 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Juli 2024 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Grand Syeikh (Imam Besar) Al-Azhar Ahmad Al-Tayyib beserta rombongannya pada Kamis bersilaturahmi ke kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta Pusat. Kedatangan Syeikh Ahmad Al-Tayyib disambut baik oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir beserta jajarannya.

Dalam kunjungan tersebut, Muhammadiyah dan Grand Syeikh Al-Azhar membahas beberapa isu penting umat salah satunya terkait pentingnya wasathiyah atau moderasi beragama.

“Bagi Islam, prinsip beragam itu merujuk pada Al Quran dan Al Sunah, dan tidak boleh ingkar sunah. Banyak hal substansial dari Al Quran yang memerlukan penjelasan dari Al Sunah,” kata Haedar Nashir, mengutip Grand Syekh.

Melansir Muhammadiyah.or.id, Grand Syeikh Al-Azhar mendorong umat Islam untuk mencintai ilmu dan menegaskan pentingnya ilmu dirasah islamiyah yang sangat mendalam dan kompleks.

Pada gilirannya, Haedar Nashir menegaskan bahwa moderasi saja tidak cukup perlu ada nilai-nilai agama yang membawa kemajuan peradaban.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Itulah yang kami maknai dari Al-Baqarah 143, umat tengahan yang menjadi saksi. Maksudnya adalah menjadi saksi dalam kontribusi kemajuan peradaban. Di mana umat Islam ada, di situ ia menjadi problem solver,” kata Haedar.

Selain membahas isu umat, dalam pertemuan tersebut, turut dibahas pula terkait peningkatan kerjasama antara Muhammadiyah dan Al-Azhar.

Haedar mengatakan bahwa Grand Syekh juga menggarisbawahi hubungan erat antara Indonesia dan Mesir, yang dieratkan oleh Islam dan Al-Azhar. Organisasi-organisasi Islam berperan penting sebagai perekat persatuan.

Grand Syekh Al-Azhar, dilansir Muhammadiyah.or.id, bahkan menawarkan tambahan beasiswa untuk Muhammadiyah. Al-Azhar setiap tahun terus menambah beasiswa untuk Indonesia, termasuk bagi kader Muhammadiyah. Ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap pendidikan dan pengembangan ulama-ulama yang kuat dalam ilmu dirasah islamiyah, menguasai kehidupan, dan menjadi penerang bagi kemajuan zaman.

Kunjungan ke PP Muhammadiyah itu termasuk dalam lawatan Grand Syeikh di Indonesia yang berlangsung mulai 8 hingga 11 Juli 2024. Selain bertemu dengan berbagai pimpinan ormas Islam Indonesia, Grand Syeikh Ahmad Al-Tayyib juga bertemu dengan para pejabat tinggi RI termasuk Presiden dan Wakil Presiden.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Grand Syeikh Al-AzharImam Besar Al-AzharMesirMuhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekerja Sama dengan Al-Azhar Mesir, Kemenag Resmikan Pembangunan Markaz Tathwir Bekerja Sama dengan Al-Azhar Mesir, Kemenag Resmikan Pembangunan Markaz Tathwir
Tulisan selanjutnya Di New York, Malaysia Janjikan Tambahan US$1 Juta untuk Pengungsi Palestina Lewat UNWRA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?