Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Unilever Pangkas Sepertiga Pegawai Kantornya di Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juli 2024 15:38 3:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juli 2024 15:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Unilever akan memangkas sepertiga pegawai kantornya di Eropa pada akhir 2025 sebagai bagian dari upaya memperbaiki pertumbuhan perusahaan.

CEO Hein Schumacher, yang mengambil alih kepemimpinan perusahaan itu tahun lalu, menyusun rencana pengurangan pegawai pada bulan Oktober tahun lalu untuk mendapatkan kembali kepercayaan investor setelah kinerja buruk perusahaan beberapa tahun terakhir.

Unilever mengatakan kepada para eksekutif seniornya pada hari Rabu (10/7/2024) bahwa sebanyak 3.200 posisi akan diberhentikan di Eropa pada akhir tahun 2025.

Pengurangan pegawai itu merupakan bagian dari program produktivitas yang diumumkan pada bulan Maret, yang mencakup pemberhentian sebanyak 7.500 pekerja.

Constantina Tribou, kepala bagian sumberdaya manusia, mengatakan dalam panggilan video bahwa dari sekarang sampai akhir 2025 sekitar 3.000 sampai 3.200 orang akan kehilangan pekerjaan di Unilever, lansir Reuters Jumat (12/7/2024).

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Hermann Soggeberg, kepala Unilever’s European Works Council, dalam sebuah surat yang ditujukan untuk para pegawai Unilever yang dilihat Reuters, mengatakan bahwa pengurangan pegawai itu merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan dalam kurun puluhan tahun. Dia mengatakan bahwa tidak tepat jika menyebut pemotongan tersebut sebagai “Program Produktivitas” karena orang-orang yang tadinya bekerja dan produktif kini akan kehilangan mata pencaharian.

Unilever beberapa waktu belakangan telah mengambil langkah-langkah sebagai bagian dari rencana merevitalisasi pertumbuhan. Pada bulan Maret, mereka mengumumkan akan melepaskan bisnis es krimnya, yang terdiri dari sejumlah merek populer seperti Magnum dan Ben & Jerry’s.

Salah satu pemegang saham dan eksekutif papan atas Unilever adalah miliarder keturunan Yahudi Nelson Peltz, besan dari bekas bintang sepakbola Inggris David Beckham.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Unilever
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lulusan UCA Tersertifikasi Perencana Keuangan Sakinah Finance
Tulisan selanjutnya Pengadilan Bebaskan Imran Khan dan Bushra Bibi dari Dakwaan Pernikahan Ilegal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?