Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kekurangan Tentara, ‘Israel’ Perpanjang Masa Wajib Militer Hingga 3 Tahun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 Juli 2024 12:31 12:31 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 Juli 2024 12:31
Bagikan
Tentara Israel Pemakaman Zionis
Bagikan

Hidayatullah.com – Entitas Zionis ‘Israel’ pada Ahad menyetujui sebuah rencana untuk memperpanjang masa dinas militer bagi pria dari 32 bulan menjadi 36 bulan karena kekurangan tentara.

waktu wajib militer bagi pria dari 32 menjadi 36 bulan karena adanya kekurangan tenaga kerja.

Kantor Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu mengkonfirmasi langkah tersebut, yang sekarang membutuhkan persetujuan parlemen, menurut laporan situs-situs berita setempat.

Jika disahkan, perpanjangan tersebut akan segera berlaku efektif selama lima tahun, dan juga akan berdampak pada tentara yang sedang bertugas.

Usulan tersebut dikatakan sebagai tanggapan atas kebutuhan militer yang mendesak setelah terjadinya perang.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Namun, masalah wajib militer bagi Yahudi Haredi masih menjadi perdebatan. Jaksa Agung Gali Baharav-Miara mengkritik tidak meratanya penerapan wajib militer, seperti pengecualian wajib militer bagi pria Yahudi ultra-Ortodoks yang sudah lama terjadi.

“Meningkatkan beban bagi mereka yang telah menjalani wajib militer selama bertahun-tahun, tanpa secara bersamaan mengambil tindakan konkret untuk merekrut murid-murid yeshiva dan mendistribusikan beban tersebut, tidaklah konstitusional,” ujar Gali.

Mahkamah Agung ‘Israel’ memutuskan pada bulan Juni bahwa mereka harus merekrut orang-orang ini, yang mungkin akan menjadi tantangan bagi koalisi Netanyahu, karena faksi-faksi ultra-Ortodoks memiliki jumlah kursi signifikan.

Beberapa pejabat militer dan Menteri Keamanan Yoav Gallant secara konsisten mendesak penyelesaian masalah kekurangan tenaga militer mengingat pengerahan ratusan ribu tentara cadangan ke Gaza, Tepi Barat, dan perbatasan dengan Lebanon.

Pasukan Penjajahan Israel (IDF) pada tanggal 9 Juli menerbitkan sebuah rancangan perintah untuk merekrut 3.000 Yahudi Haredi.

Surat kabar berbahasa Ibrani, Israel Hayom, merinci bahwa setengah dari jumlah tersebut akan berusia antara 18 dan 21 tahun, sementara 40% berusia antara 21 dan 24 tahun, dan 10% sisanya berusia antara 24 dan 26 tahun.

Menteri Keamanan Gallant mengumumkan bahwa penerbitan rancangan perintah dapat dimulai paling cepat bulan depan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin Netanyahudinas militerisraeltentarawajib militer
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tunda Festival Seni, Aljazair Lebih Pilih Gelar Aksi Solidaritas Palestina
Tulisan selanjutnya Hujan Deras di Timur Afghanistan Renggut Nyawa 35 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?