Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PWNU DKI Berhentikan Zainul Maarif, Salah Satu yang Bertemu Presiden ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Juli 2024 08:53 8:53 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Juli 2024 09:00
Bagikan
PWNU DKI Berhentikan Zainul Maarif, Salah Satu yang Bertemu Presiden 'Israel'
Bagikan

Hidayatullah.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta mengaku telah memberhentikan Zainul Maarif dan sejumlah anggota Lembaga Bahtsul Masail (LBM) DKI Jakarta menyusul pertemuan 5 kader NU dengan Presiden Israel Isaac Herzog.

Zainul Maarif adalah salah satu dari lima kader yang berkunjung langsung ke ‘Israel’.
Pertemuan dan kunjungan ini memicu polemik di kalangan masyarakat Indonesia.

“Memutuskan bahwa beberapa orang yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam keberangkatan anak NU ke Israel itu diberhentikan dari kepengurusan Lembaga Bahtsul Masail PWNU UDKI Jakarta,” kata Samsul Ma’arif, Ketua Umum PWNU DKI Jakarta pada Kamis (18/07).

Samsul menyebut keputusan itu diambil setelah rapat para pengurus PWNU dari jajaran syuriah dan tandfidzyah.

“Zainul Maarif yang ikut berangkat langsung ke Israel,” sambungnya.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Tak hanya Zainul Maarif, PWNU DKI Jakarta juga turut memberhentikan tiga pengurus lainnya dari LBM NU DKI Jakarta. Ketiggnya ialah Mukti Ali, Roland Gunawan, dan Sapri Saleh. Sebab, ketiga orang itu diduga terlibat dalam organisasi Pusat Studi Warisan Ibrahim untuk Perdamaian (RAHIM) yang mempunyai komunikasi dengan Israel.

“Jadi empat orang ini diberhentikan dari kepengurusan LBM PWNU DKI Jakarta,” ucap Samsul.

Meski dipecat dari kepengurusan, mereka tetap mempunyai hak sebagai warga NU. Ia tidak mempermasalahkan, jika keempat orang itu tetap aktif dalam kegiatan NU.

“PWNU DKI tidak memberhentikan sebagai warga NU. Tetap mereka adalah warga NU, punya hak dan kewajiban, salah satunya punya hak untuk mengikuti kegiatan. Tetapi mereka sudah tidak lagi bagian daripada kepengurusan LBM PWNU DKI Jakarta,” pungkas Samsul.

Zainul Maarif sendiri, di depan wartawan, menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia, umat Islam dan organisasi Nahdlatul Ulama karena menimbulkan ketidaknyamanan atas kunjungannya ke ‘Israel’.

“Sekali lagi saya mohon maaf dan ini adalah suatu pelajaran besar bagi saya pribadi bahwa niat baik, tindakan baik kadang efeknya belum tentu baik,” katanya pria berkacamata itu.

“Perlu diketahui bahwa ini adalah kegiatan lintas iman, bukan hanya NU. Ini juga tidak ada urusannya dengan NU secara kelembagaan tapi secara personal,” imbuhnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bahtsul MasailisraelNahdlatul UlamaNUPBNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ISIS Klaim Pelaku Penembakan Masjid Wadi al Kabir Oman
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Gunakan Anjing untuk Serang Pria Down Syndrome Palestina hingga Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?