Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hamas Beri Instruksi Baru terkait Tawanan ‘Israel’ jika Pasukan Zionis Dekati Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Februari 2025 09:54 9:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 September 2024 13:45
Bagikan
Pejuang Al-Qassam
Bagikan

Hidayatullah.com— Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) hari Senin (2/9/2028) mengatakan kelompok pejuang itu sejak Juni mengikuti instruksi baru tentang cara menangani tawanan jika pasukan penjajah ‘Israel’ mendekati lokasinya di Gaza.

Hal itu terungkap beberapa hari setelah tentara penjajah menemukan enam jenazah tawanan di sebuah terowongan di Rafah yang terletak di selatan Gaza.

‘Israel’ mengklaim keenam tawanan tersebut ditembak mati oleh Hamas karena pasukan ‘Israel’ mendekati mereka. Namun hal ini dibantah juru bicara Brigade Hamas al-Qassam, Abu Ubaidah.

Dia juga mengatakan kelompoknya menyalahkan ‘Israel’ atas kematian para tawanan.

Instruksi baru tersebut, kata Ubaidah, diberikan kepada para pejuangnya menyusul operasi yang dilakukan penjajah ‘Israel’ pada Juni lalu.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam operasi tersebut, ‘Israel’ menyelamatkan empat tawanan dalam serangan yang menewaskan puluhan warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak.

“Desakan Netanyahu untuk membebaskan para tahanan dengan memberikan tekanan kepada militer, alih-alih bernegosiasi, hanya akan membuat kita mengembalikan para tawanan dalam keadaan mati. Keluarga (para tawanan) harus memilih apakah mereka ingin para tawanan kembali hidup atau mati,” kata Ubaidah dikutip Reuters.

Hari Senin, 2 September, sayap bersenjata Hamas menerbitkan sebuah video yang menampilkan salah satu dari enam tawanan yang tewas. Tidak jelas kapan video itu diedit.

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers, membenarkan para tawanan ditembak di bagian belakang kepala dan berjanji Hamas akan ‘menanggung risiko besar’.

Pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri, mengatakan tuduhan Netanyahu terhadap Hamas adalah upaya untuk mengalihkan tanggung jawab atas kematian para tawanan.

“Netanyahu membunuh enam tahanan dan dia bertekad untuk membunuh yang lainnya juga. Rakyat ‘Israel’ harus memilih antara Netanyahu atau (mencapai) kesepakatan,” kata Abu Zuhri.

Hamas menginginkan kesepakatan yang menghentikan perang dan menarik pasukan ‘Israel’ dari Gaza.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASisraelpejuang palestinatawanan IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pansus Haji Sebut Lebih 3.0000 Calon Jamaah Haji Khusus Berangkat Tanpa Masa Tunggu
Tulisan selanjutnya Riset: Penggunaan Handphone secara Rutin Berpotensi Penyakit Kardiovaskular

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?