Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Peraturan Baru Berhasil Mengurangi Kepadatan Pengunjung Gunung Fuji

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 September 2024 15:03 3:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 September 2024 15:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Data awal menunjukkan jumlah pengunjung Gunung Fuji berhasil dikurangi setelah otoritas Jepang memberlakukan ketentuan tarif masuk baru dan pembatasan jumlah pengunjung harian guna mengatasi dampak pariwisata massal.

Reservasi daring juga diberlakukan tahun ini oleh pihak berwenang yang khawatir tentang keselamatan dan kerusakan lingkungan di gunung tertinggi di negeri sakura itu.

Tahun ini, biaya masuk sebesar 2.000 yen ($14) ditambah donasi opsional dikenakan di Jalur Yoshida yang populer, dengan jumlah peserta dibatasi hingga 4.000 per hari. Tiga jalur lainnya masih tetap gratis.

Jumlah pendaki turun 14 persen antara awal Juli — ketika jalur pendakian gunung berapi itu dibuka untuk musim panas — dan awal September, menurut Kementerian Lingkungan Hidup.

Untuk menghitung angka awalnya, kementerian menggunakan perangkat inframerah yang dipasang di empat jalur pendakian Gunung Fuji.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Tahun lalu, para pejabat membunyikan peringatan tentang dampak pariwisata yang berlebihan di lokasi ziarah yang dulunya hening dan damai itu, dan gubernur setempat di wilayah Yamanashi memperingatkan bahwa “Gunung Fuji menjerit”.

Musim panas tahun ini saja, Kementerian Lingkungan Hidup menghitung sekitar 178.000 orang mendaki Gunung Fuji, bandingkan dengan lebih dari 200.000 pada tahun sebelumnya dan sebelum pandemi.

Gerbang-gerbang menuju jalur pendakian ditutup pada hari Selasa (10/9/2024), menandai berakhirnya musim pendakian. Data awal sampai 4 September dan akan diperbarui pada tanggal berikutnya, kata seorang pejabat kementerian kepada AFP hari Rabu (11/9/2024).

Gunung Fuji tertutup salju hampir sepanjang tahun, tetapi selama musim panas banyak orang yang mendaki di malam hari untuk menyaksikan matahari terbit dari puncak setinggi 3.776 meter (12.388 kaki).

Kekhawatiran muncul karena sebagian pendaki tidur di jalan setapak atau menyalakan api untuk menghangatkan badan, sementara yang lain jatuh sakit atau cedera setelah berjalan berusaha mencapai puncak tanpa istirahat.

Gunung Fuji berjarak sekitar dua jam dari pusat kota Tokyo dengan kereta api dan dapat dilihat dari jarak bermil-mil.

Gunung yang megah itu merupakan simbol Jepang yang telah diabadikan dalam banyak karya seni, termasuk “Great Wave” karya Hokusai.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gunung FujiJepang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banjir Tewaskan Hewan di Kebun Binatang Borno, Buaya dan Ular Masuk Kampung
Tulisan selanjutnya Tertarik MM2H Kaum Muda Kaya China Berbondong-bondong ke Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?