Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Warga Australia Minta Dievakuasi dari Libanon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2024 15:37 3:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Oktober 2024 15:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Australia mengadakan dua pesawat sewaan untuk mengangkut warganya keluar dari Libanon, sementara ribuan orang sudah mendaftarkan diri untuk dipulangkan.

Sampai 500 warga negara Australia dan kerabatnya diterbangkan menggunakan dua penerbangan sewaan dari Beirut pada hari Sabtu (5/10/2024), lansir The Guardian.

Penerbangan pertama dijadwalkan berangkat dari Beirut dan mendarat di Siprus sekitar pukul 11.30 waktu setempat (18.30 AEST). Dari sana, dua penerbangan Qantas akan membawa penumpang ke Sydney pada hari Selasa dan Rabu.

Berbicara kepada wartawan pada hari Sabtu, Menteri Infrastruktur Federal Catherine King mengatakan pesan pemerintah kepada warga Australia di Libanon adalah “jangan menunggu”, seraya menambahkan tidak ada jaminan semua orang akan dapat dievakuasi.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Diperkirakan sekitar 15.000 warga Australia saat ini berada di Libanon.

Per Sabtu petang, sebanyak 4.901 orang Australia mendaftarkan diri untuk dievakuasi, jauh lebih banyak dibandingkan hari Jumat yang mencapai 2.300 pendaftar.

Dari jumlah itu, sebanyak 3.088 mendaftarkan untuk segera diberangkatkan, dan 1.813 masih sekedar mencari informasi. Lebih dari 700 orang sudah berangkat atau menutup sendiri pendaftarannya.

“Jangan menunggu untuk mendapatkan penerbangan pulang yang sempurna yang menghubungkan Anda ke mana-mana,” kata King.

“Jika Anda ditawari penerbangan, maka Anda harus pergi. Anda harus pergi sekarang dan manfaatkan kesempatan pertama yang tersedia. Situasi di lapangan sangat serius dan kami tidak dapat menjamin bahwa kami dapat mengeluarkan semua orang,” kata King.

Penumpang yang rentan dan mereka yang siap berangkat segera diprioritaskan untuk mendapatkan akses.Penerbangan tersebut gratis bagi warga negara Australia yang memenuhi syarat, penduduk tetap, dan anggota keluarga dekat mereka yang memiliki hak masuk ke Australia, kata Menteri Luar Negeri Penny Wong.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaLibanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Darah Pekerja Kemanusiaan dan Pekerja Bantuan Israel, Juara 1 Paling Banyak Bunuh Pekerja Kemanusiaan
Tulisan selanjutnya Warga Korea Selatan Tinggalkan Libanon Diangkut Pesawat Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?